KOTA TANGERANG || sinargunung.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mempercepat persiapan operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panunggangan Barat yang ditargetkan memasuki tahap soft launching pada September hingga Oktober 2026. Rumah sakit baru tersebut diproyeksikan menjadi fasilitas kesehatan tipe D dengan layanan unggulan di bidang kesehatan ibu dan anak.
Direktur RSUD Panunggangan Barat, dr. Rizki Adiarti, mengatakan fokus pelayanan pada tahap awal akan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan ibu dan anak, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan medis yang berkualitas.
Menurutnya, RSUD Panunggangan Barat akan memberikan pelayanan sesuai standar rumah sakit tipe D, termasuk layanan persalinan, kebidanan, serta penanganan kegawatdaruratan ibu dan bayi. Selain itu, rumah sakit juga akan mengoperasikan Unit Gawat Darurat (UGD) yang melayani masyarakat selama 24 jam.
“Rumah sakit ini dipersiapkan untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau masyarakat, terutama bagi ibu hamil, ibu melahirkan, dan bayi yang membutuhkan penanganan cepat,” ujar dr. Rizki.
Saat ini, Pemkot Tangerang masih menyelesaikan berbagai persiapan menjelang operasional, mulai dari penyempurnaan sarana dan prasarana hingga pemenuhan kebutuhan fasilitas penunjang agar seluruh layanan dapat berjalan optimal saat diresmikan.
Pemkot menargetkan peluncuran awal RSUD Panunggangan Barat berlangsung pada September atau Oktober 2026. Setelah itu, proses akan dilanjutkan dengan pengadaan sumber daya manusia, penyediaan fasilitas pendukung, tahapan akreditasi rumah sakit, hingga kerja sama dengan BPJS Kesehatan agar pelayanan dapat diakses lebih luas oleh masyarakat.
Dengan kehadiran RSUD Panunggangan Barat, Pemkot Tangerang berharap pemerataan layanan kesehatan semakin meningkat, khususnya dalam pelayanan ibu dan anak, sekaligus memperkuat sistem pelayanan kesehatan di wilayah Kota Tangerang. red

