BOGOR || sinargunung.com — Ketua Tim Pelaksana Audit Kinerja Itjenad Brigjen TNI Edi Yusnandar meninjau langsung pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0621/Kabupaten Bogor di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jumat (8/5/2026).
Kunjungan pengawasan dan evaluasi (Wasev) tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh program TMMD berjalan sesuai target, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah pedesaan.
Dalam kegiatan itu, Brigjen TNI Edi Yusnandar didampingi Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi, Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Inf Rizal Dwijayanto, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Bogor.
Peninjauan difokuskan di Desa Banyuasih dan Desa Tegallega, Kecamatan Cigudeg, yang menjadi lokasi utama pelaksanaan program TMMD ke-128.
Brigjen TNI Edi Yusnandar menegaskan bahwa pengawasan dilakukan agar anggaran negara yang digunakan melalui program TMMD benar-benar menghasilkan pembangunan berkualitas dan bermanfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan seluruh pekerjaan berjalan baik dan hasil pembangunan dapat dirasakan masyarakat dalam waktu lama,” ujarnya saat berada di Posko TMMD MTs Darunnajah.
Sementara itu, Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Inf Rizal Dwijayanto menjelaskan hingga hari ke-17 pelaksanaan, progres pembangunan TMMD telah mencapai 59 persen secara keseluruhan.
Adapun sasaran fisik yang dikerjakan meliputi pembukaan dan pengerasan jalan sepanjang 5 kilometer di wilayah perbukitan, renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu), pembangunan sarana air bersih, serta rehabilitasi musala.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan program nonfisik seperti penyuluhan bahaya narkoba, pelayanan kesehatan gratis, hingga pembagian bantuan sembako kepada masyarakat.
Di sektor lingkungan, jajaran TNI bersama warga juga melakukan penanaman pohon di Desa Tegallega sebagai upaya menjaga kelestarian alam dan mencegah kerusakan lingkungan.
Suasana penuh haru terlihat saat Brigjen TNI Edi Yusnandar menyapa langsung warga penerima bantuan program Rutilahu. Kehadiran TNI di tengah masyarakat dinilai memberikan semangat sekaligus solusi atas berbagai kebutuhan warga di daerah pelosok.
Dalam evaluasinya, tim Wasev Itjenad memberikan sejumlah catatan penting, mulai dari percepatan pekerjaan di tengah cuaca yang tidak menentu, penggunaan material berkualitas yang tahan terhadap kondisi alam Bogor, hingga pentingnya menjaga hasil pembangunan secara gotong royong.
Dandim 0621/Kabupaten Bogor menegaskan keberhasilan TMMD tidak lepas dari sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Menurutnya, program TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dengan pengawasan langsung dari Itjenad, program TMMD ke-128 di Kabupaten Bogor diharapkan selesai tepat waktu dan mampu menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil.

