Ketua DPD RI Lakukan Suntik Vaksin Nusantara

SINARGUNUNG.COM | JAKARTA – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mendukung vaksin Nusantara yang diinisiasi oleh Mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto. Ia berharap vaksin ini bisa membantu pemerintah dalam memutus penyebaran pandemi Covid-19.

Sebagai bentuk nyata dukungan, Rabu (5/5/2021), LaNyalla melakukan suntik Vaksin Nusantara di Gedung Cellcure Centre, RSPAD Gatot Soebroto.

“Hasil karya anak bangsa harus didukung secara penuh. Kita apresiasi sekali upaya produksi Vaksin Nusantara ini sebagai langkah dalam ikut serta mengatasi pandemi agar segera berakhir,” jelasnya.

BACA JUGA  Meski Indeks Kerawanan Pemilu di Pemkot Masih Terendah di Banten, Sekda: ASN Tetap Netral dan Utamakan Kepentingan Publik

Senator asal Jawa Timur itu berharap masyarakat turut mendorong agar vaksin Nusantara mendunia.

“Selain saya, ada beberapa anggota DPD, anggota DPR dan banyak elemen masyarakat lainnya juga divaksin Nusantara. Harapannya semua masyarakat mendukung sehingga nanti vaksin ini ikut serta membantu menyelamatkan nyawa manusia yang terkena Covid-19,” lanjutnya.

Turut divaksin bersama Ketua DPD RI antara lain Sylviana Murni (anggota DPD RI dari Jakarta) dan Jon Erizal (Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PAN). Penyuntikan dilakukan langsung oleh Terawan Agus Putranto yang merupakan pelopor Vaksin Nusantara.

BACA JUGA  Kasus Pemerkosaan Brutal di Purworejo, Jawa Tengah, Kembali Mencuat: Hotman Paris Desak Kapolri dan Kapolda Ambil Tindakan Tegas

Diketahui proses pertama tahapan vaksinasi dengan vaksin Nusantara yaitu pengambilan sampel darah. Setelah sel dendritik dalam darah diolah selama tujuh hari, barulah disuntikkan ke dalam tubuh.

Vaksin Nusantara dikerjakan bersama tim peneliti di laboratorium RSUP Kariadi Semarang dan Universitas Diponegoro (Undip) serta Aivita Biomedical Corporation dari Amerika Serikat.(Red)

Facebook Comments Box

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *