Dinkes Kota Tangerang Gelar Pelatihan Keamanan Pangan Pelaku Usaha Makanan Siap Saji

Sinargunung.com, Kota Tangerang | Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji di Aula Kantor Dinkes Kota Tangerang, Selasa (22/10/24).

Acara yang diikuti puluhan pelaku usaha di Kota Tangerang ini menghadirkan narasumber dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti.

Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menjelaskan, pelatihan ini ditujukan untuk memberikan pemahaman kepada para pelaku usaha makanan siap saji terkait pentingnya menjaga standar kebersihan dan kemanan pangan. Hal tersebut guna memastikan makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat atau konsumen dalam kondisi aman dan bebas dari zat-zat berbahaya.

BACA JUGA  Mensos Gus Ipul: Pendamping PKH Harus Ubah Paradigma, dari Perlindungan ke Pemberdayaan

“Dengan pelatihan ini, Dinkes Kota Tangerang berharap dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan para pelaku usaha di Kota Tangerang terhadap standar keamanan pangan. Terlebih, dapat mencegah terjadinya kasus keracunan makanan pada masyarakat atau konsumen,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, BPOM dan pelaku usaha dalam menjaga kualitas pangan. Keamanan pangan adalah prioritas utama dalam melindungi kesehatan masyarakat.

”Maka, kita semua harus berkolaborasi untuk sama-sama terus mengedukasi dan mendorong para pelaku usaha untuk mematuhi regulasi yang ada,” tegasnya.

BACA JUGA  Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Berhasil Reduksi 25,05 Persen Sampah di Kota Tangerang

Diketahui, sepanjang pelatihan, para peserta diedukasi secara mendalam terkait regulasi terbaru terkait keamanan pangan, praktik-praktik terbaik yang harus diikuti oleh para pelaku usaha makanan siap saji, serta sesi tanya jawab dan diskusi interaktif untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan. (red)

Facebook Comments Box

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *