Budaya Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Kota Tangerang Miliki 45 Kelurahan Tangguh Bencana

Sinargunung.com, Kota Tangerang | Sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam penanggulangan bencana, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah membentuk 45 Kelurahan Tangguh Bencana, se-Kota Tangerang.

Kepala BPBD Kota Tangerang Maryono Hasan mengatakan, pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana untuk budaya pencegahan dan kesiapsiagaan secara kemampuan mandiri untuk beradaptasi dalam menghadapi ancaman bencana.

Serta, dapat memulihkan diri dengan segera dari dampak bencana yang merugikan. Sehingga, daerah yang terkena bencana dapat kembali normal dengan cepat bahkan lebih baik dari semula.

BACA JUGA  Polres Metro Tangerang Kota, Ringkus 50 Orang Pelaku Curanmor

“Setiap Kelurahan Tangguh Bencana dilatih dan dibina untuk memiliki kemampuan untuk mengenali ancaman di wilayahnya dan mampu mengorganisir sumber daya masyarakat, untuk mengurangi kerentanan dan sekaligus untuk meningkatkan kapasitas demi mengurangi risiko bencana,” ungkap Maryono, Kamis (4/7/24).

BACA |  Respons Time 12 Menit, BPBD Kota Tangerang Terus Upayakan Cepat Tanggap Padamkan Kebakaran 

Ia pun menjelaskan, sebagai Kelurahan Tangguh Bencana juga telah difasilitasi sejumlah sarana prasarana pendukung penanganan bencana, seperti pelampung dan perahu karet. Tujuannya, ialah percepatan antisipasi evakuasi yang dapat ditangani dengan baik.

BACA JUGA  BPN Kota Tangerang Percepat Akumulasi Layanan hingga 31 Desember 2025

“Di samping itu, BPBD Kota Tangerang setiap tahunnya juga rutin melakukan edukasi atau sosialisasi ke seluruh Kelurahan Tangguh Bencana, untuk meningkatkan kompetensi atau kemahiran masyarakat dalam penanganan bencana,” katanya.

Sebagai informasi, pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana berdasarkan kerawanan satu wilayah menghadapi bencana yang kerap datang disetiap tahunnya.

Dilengkapi dengan sosialisasi pelatihan dan pemberian bantuan peralatan untuk mendukung penanggulangan bencana di masyarakat. (p.h/rls).

Facebook Comments Box

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *