TANGERANG SELATAN || sinargunung.com – Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, bersama Gubernur Banten, Andra Soni, melakukan peninjauan langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan tahapan verifikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMAN 1 Tangerang Selatan, Selasa (2/6/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan pemerintah terhadap pelaksanaan program pendidikan agar berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik serta masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Benyamin Davnie menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas pembangunan di Kota Tangerang Selatan. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis maupun Sistem Penerimaan Murid Baru akan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Ia menyebutkan, saat ini rata-rata lama sekolah masyarakat Tangsel telah mencapai 12,6 tahun, sementara harapan lama sekolah berada di angka 14,5 tahun. Capaian tersebut diharapkan terus meningkat melalui berbagai program pendidikan yang dijalankan pemerintah.
“Kami ingin memastikan seluruh program pendidikan dapat terlaksana dengan baik dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Benyamin.
Selain memantau pelaksanaan MBG, rombongan juga melihat secara langsung proses verifikasi pra-SPMB yang tengah berlangsung di sekolah tersebut. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada calon peserta didik berjalan lancar dan sesuai prosedur.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menjelaskan bahwa pengawasan terhadap Program Makan Bergizi Gratis penting dilakukan guna memastikan distribusi makanan kepada siswa berlangsung tepat waktu dan tepat sasaran.
Saat kunjungan berlangsung, pihak sekolah melakukan penyesuaian jadwal distribusi makanan karena siswa sedang menjalani ujian sehingga waktu kepulangan lebih cepat dibandingkan hari belajar biasa.
Menurut Andra, penyesuaian teknis seperti itu diperlukan agar program tetap berjalan efektif tanpa mengganggu proses pembelajaran maupun kegiatan akademik siswa.
“Kondisi di lapangan tentu membutuhkan penyesuaian. Yang terpenting, kebutuhan siswa tetap terpenuhi dan program dapat berjalan optimal,” katanya.
Dalam peninjauan verifikasi pra-SPMB, Andra juga berdialog dengan panitia serta memantau pelayanan kepada orang tua calon peserta didik yang sedang melakukan proses verifikasi data pendaftaran.
Dari hasil pemantauan, sebagian besar proses berjalan lancar, meski terdapat sejumlah calon siswa yang masih memerlukan verifikasi lanjutan sebelum dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi.
Andra menegaskan bahwa pelaksanaan SPMB harus mengedepankan prinsip keadilan, keterbukaan, dan bebas dari praktik titipan maupun intervensi pihak mana pun.
Ia meminta seluruh pihak memberikan kepercayaan kepada sistem yang telah disiapkan pemerintah sehingga proses penerimaan peserta didik dapat berlangsung objektif dan transparan.
Pemerintah Provinsi Banten bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap Program Makan Bergizi Gratis dan Sistem Penerimaan Murid Baru mampu meningkatkan mutu layanan pendidikan sekaligus memperluas akses pendidikan yang berkualitas bagi seluruh masyarakat.
Melalui pengawasan dan evaluasi yang berkelanjutan, pemerintah berkomitmen menghadirkan sistem pendidikan yang lebih inklusif, transparan, dan berorientasi pada pembentukan generasi muda yang unggul di masa depan. red

