KOTA TANGERANG || sinargunung.com – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tangerang terus memperkuat pelayanan publik yang ramah dan inklusif dengan menghadirkan program literasi untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Melalui program unggulan Durian (Dunia Literasi Anak) dan storytelling, layanan perpustakaan kini diperluas agar dapat dinikmati seluruh kalangan tanpa terkecuali.
Program tersebut digelar di Perpustakaan Daerah Kota Tangerang saat menerima kunjungan siswa dari SKh Diandra dan SD Mutiara Bangsa pada Kamis (21/5/2026).

Kepala DPAD Kota Tangerang, Engkos Zarkasyi mengatakan, perpustakaan harus menjadi ruang terbuka yang dapat diakses seluruh masyarakat, termasuk anak-anak penyandang disabilitas.
Menurutnya, setiap anak memiliki hak yang sama untuk menikmati fasilitas literasi dan edukasi tanpa adanya pembatasan kondisi fisik maupun mental.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak mengikuti berbagai aktivitas interaktif melalui program Durian yang identik dengan penampilan badut edukatif dan hiburan kreatif. Suasana semakin meriah saat sesi storytelling dimulai dengan metode mendongeng menggunakan boneka serta alat musik agar anak-anak lebih mudah memahami cerita.
Petugas perpustakaan juga menyesuaikan metode pembelajaran dengan kebutuhan peserta. Pendekatan interaktif melalui permainan dan games edukatif dipilih agar anak-anak merasa nyaman sekaligus tetap mendapatkan nilai literasi dan pendidikan.
Selain menghadirkan program ramah disabilitas, Perpustakaan Daerah Kota Tangerang juga telah menyediakan fasilitas penunjang berupa ruang khusus koleksi buku Braille untuk penyandang tunanetra.
DPAD Kota Tangerang berharap berbagai program inklusif tersebut dapat meningkatkan minat baca anak sejak dini serta mendorong kualitas literasi masyarakat Kota Tangerang menjadi lebih baik di masa mendatang. Adv

