TEBING TINGGI || sinargunung.com – Pemerintah Kota Tebing Tinggi dan Pemerintah Kota Tanjungbalai resmi menjalin kerja sama dalam pengembangan pelayanan publik berbasis digital untuk mempercepat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Sekretaris Daerah Kota Tebing Tinggi Erwin Suheri Damanik dan Sekretaris Daerah Kota Tanjungbalai Nurmalini Marpaung di Ruang Mawar, Balai Kota Tebing Tinggi, Jumat (22/5/2026).
Kolaborasi kedua pemerintah daerah ini difokuskan pada pengembangan aplikasi pemerintahan, penguatan sistem digital pelayanan publik, serta peningkatan efektivitas birokrasi di lingkungan pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Erwin Suheri Damanik menegaskan bahwa keberhasilan digitalisasi pemerintahan tidak hanya bergantung pada anggaran, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia dan komitmen seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Menurutnya, inovasi pelayanan publik harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan tidak berhenti pada seremoni atau program administratif semata.
“Yang terpenting bukan hanya membangun aplikasi, tetapi memastikan sistem tersebut berjalan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Erwin.
Ia juga menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi pemerintah daerah, mulai dari reformasi birokrasi, penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), hingga keterbatasan anggaran dan aparatur.
Karena itu, Erwin meminta seluruh kepala OPD memiliki komitmen kuat dalam memberikan pelayanan yang cepat dan responsif terhadap keluhan masyarakat.
Sementara itu, Sekdako Tanjungbalai Nurmalini Marpaung mengapresiasi keterbukaan Pemko Tebing Tinggi dalam berbagi inovasi digital, termasuk aplikasi pelayanan publik “SITALAKBAJAKUN” yang dinilai efektif mendukung kinerja pemerintahan.
Nurmalini mengatakan, pihaknya tertarik mengadopsi sejumlah inovasi digital milik Pemko Tebing Tinggi untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Kota Tanjungbalai.
Ia juga memperkenalkan inovasi digital yang tengah dikembangkan Pemko Tanjungbalai, salah satunya aplikasi “CATIN” yang digunakan untuk pelayanan calon pengantin secara terintegrasi lintas OPD.
Menurutnya, tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik kini semakin tinggi sehingga aparatur sipil negara harus mampu bekerja cepat, tepat, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Kami ingin pelayanan publik benar-benar mempermudah masyarakat dan mampu menjawab kebutuhan warga secara cepat,” kata Nurmalini.
Melalui kerja sama tersebut, kedua pemerintah daerah berharap pertukaran inovasi dan penguatan sistem digital dapat terus ditingkatkan guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih modern, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kegiatan itu turut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kota Tebing Tinggi dan Pemerintah Kota Tanjungbalai, termasuk jajaran OPD dari kedua daerah. hidayat

