KOTA TANGERANG || sinargunung.com — Dua pria yang diduga terlibat peredaran narkotika jenis sabu berhasil diamankan jajaran Polres Metro Tangerang Kota saat pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi (Ops Cipkon) dalam program JAGA JAKARTA+, Jumat dini hari (22/5/2026).
Penangkapan dilakukan ketika petugas menggelar patroli dan pemeriksaan kendaraan di sejumlah titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Tangerang.
Kegiatan diawali dengan apel pasukan yang berlangsung di Lapangan Apel Polres Metro Tangerang Kota sekitar pukul 01.00 WIB. Apel dipimpin Wakasat Narkoba Kompol Arif Syaifudin dan melibatkan 62 personel gabungan dari satuan fungsi serta polsek jajaran.
Usai apel, tim patroli bergerak menyisir sejumlah kawasan yang dianggap rawan, mulai dari Kalipasir, Jalan Otto Iskandardinata, Jalan M. Toha hingga kawasan Daan Mogot.
Sekitar pukul 01.40 WIB, petugas menghentikan dua pria yang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Vario hitam bernomor polisi B 4323 BPJ di kawasan Pertigaan PLN.
Saat dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan satu paket plastik klip bening yang diduga berisi narkotika jenis sabu di dalam tas berwarna biru tua milik salah satu pelaku.
Kedua pria tersebut diketahui berinisial J alias Junet dan AK alias Ipoy. Dari hasil pemeriksaan awal, keduanya mengaku paket sabu itu rencananya akan dikirim kepada seseorang di wilayah Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, dengan nilai transaksi sekitar Rp500 ribu.
Petugas kemudian membawa kedua terduga pelaku ke Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut sekaligus pengembangan kasus.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari menegaskan operasi cipta kondisi melalui program JAGA JAKARTA+ akan terus digelar secara rutin sebagai upaya menekan tindak kriminalitas dan peredaran narkoba.
“Operasi ini menjadi bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah serta memberantas peredaran narkotika di Kota Tangerang,” ujar Jauhari.
Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan tindak pidana maupun penyalahgunaan narkotika.
Menurutnya, sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Tangerang. red

