Polda Banten Fokus Infrastruktur Desa, Puluhan Jembatan Gantung Ditargetkan Rampung Sebelum Peresmian

LEBAK  || sinargunung.com – Polda Banten melalui Satuan Brimob terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah satunya melalui revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi yang berlokasi di Kampung Bayah, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak.

Program revitalisasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan akses mobilitas masyarakat sekaligus menunjang aktivitas ekonomi warga yang selama ini bergantung pada keberadaan jembatan penghubung antarwilayah.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan pembangunan dan perbaikan jembatan merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di daerah yang membutuhkan sarana transportasi yang aman dan layak.

Menurutnya, keberadaan jembatan yang telah direvitalisasi tidak hanya mempermudah akses perjalanan warga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat melalui program yang memberikan manfaat nyata.

BACA JUGA  Rycko Menoza Usulkan Politeknik Pariwisata di Lampung: Dorong SDM dan Pariwisata Lokal

“Jembatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, baik untuk kebutuhan ekonomi, pendidikan maupun kegiatan sosial lainnya,” ujar Maruli, Minggu (7/6/2026).

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang oleh generasi berikutnya.

Sementara itu, Ketua Caretaker APDESI Merah Putih Provinsi Banten, Rafik Rahmat Taufik, menjelaskan pembangunan jembatan gantung tersebut merupakan hasil kolaborasi antara institusi kepolisian dan pemerintah desa melalui APDESI.

Rafik mengungkapkan, di Kabupaten Lebak terdapat 42 titik jembatan gantung yang tersebar di 17 kecamatan dan masuk dalam program penanganan infrastruktur. Hingga saat ini, tiga jembatan telah selesai dikerjakan, sementara sisanya ditargetkan rampung sebelum agenda peresmian yang rencananya akan dilakukan oleh Kapolri di Desa Bayah Barat.

BACA JUGA  Mimpi Warga Banten Terwujud, Jemaah Haji Kini Berangkat Lebih Dekat dari Tangerang

“Kami optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target sebelum peresmian dilaksanakan,” kata Rafik.

Menurutnya, pembangunan jembatan gantung menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat karena sebagian besar lokasi yang dipilih berada di kawasan yang memiliki aktivitas pertanian cukup tinggi. Kehadiran jembatan yang lebih aman dan layak diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil pertanian serta mempercepat mobilitas warga menuju pusat kegiatan ekonomi.

Program revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara kepolisian dan pemerintah desa dalam memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah pedesaan Kabupaten Lebak. red

Facebook Comments Box

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *