Maryono Ajak Warga Tangerang Pilah Sampah dari Rumah Demi Zero Waste

KOTA TANGERANG || SINARGUNUNG.COM – Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono mengajak masyarakat untuk membiasakan memilah sampah sejak dari rumah sebagai langkah nyata mendukung terwujudnya konsep zero waste atau minim sampah. Menurutnya, keterlibatan warga menjadi kunci utama dalam mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir (TPA).

Ajakan tersebut disampaikan Maryono saat membuka kegiatan Peningkatan Efektivitas Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat yang diikuti ketua RT, RW, serta para pegiat lingkungan se-Kecamatan Periuk di Aula Kecamatan Periuk, Kamis (16/7/2026).

Dalam sambutannya, Maryono menegaskan bahwa persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan perubahan perilaku masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, sampah dihasilkan setiap hari dari berbagai aktivitas rumah tangga maupun usaha. Karena itu, solusi terbaik harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan lingkungan tempat tinggal.

BACA JUGA  Pembayaran Uang Ganti Rugi Pengadaan Tanah Pembangunan Saluran Pembawa Air Baku Karian – Serpong

“Perubahan besar dimulai dari langkah sederhana. Jika setiap rumah tangga terbiasa memilah sampah, maka jumlah sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir dapat ditekan secara signifikan,” ujar Maryono.

Ia menjelaskan, Kecamatan Periuk memiliki potensi besar dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Saat ini terdapat 13 bank sampah aktif yang selama ini dinilai berhasil menjadi contoh pengelolaan sampah bagi sejumlah daerah lain.

Keberadaan bank sampah tersebut, lanjut Maryono, perlu terus diperkuat agar semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan sampah bernilai ekonomi melalui proses pemilahan dan daur ulang.

Selain mengurangi volume sampah, kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah juga dinilai mampu meningkatkan nilai ekonomi masyarakat. Sampah yang masih memiliki nilai jual dapat disalurkan ke bank sampah, sementara penggunaan plastik sekali pakai juga diharapkan terus dikurangi.

BACA JUGA  Kafilah Kota Tangerang Bidik Juara Umum MTQ Banten 2026

Maryono mengingatkan bahwa pertumbuhan jumlah penduduk akan berdampak pada meningkatnya produksi sampah setiap tahun. Oleh sebab itu, pengelolaan sampah harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, masyarakat, hingga komunitas lingkungan.

Ia pun mengajak seluruh warga Kota Tangerang untuk mulai menerapkan kebiasaan ramah lingkungan, seperti memilah sampah, menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta mengajak keluarga dan tetangga melakukan hal yang sama.

Menurutnya, jika langkah sederhana tersebut dilakukan secara konsisten oleh seluruh lapisan masyarakat, target mewujudkan Kota Tangerang yang bersih, sehat, dan berkelanjutan akan lebih mudah tercapai.

Facebook Comments Box

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *