sinargunung.com, NIAS — Momentum pergantian Tahun Baru 2026 dimaknai dengan penuh kepedulian oleh IPDA Poniman Lase, S.I.P., personel Pamapta II Polres Nias. Ia melaksanakan kegiatan berbagi kasih kepada warga tahanan Polres Nias, Kamis (1/1/2026), sebagai wujud empati dan perhatian kemanusiaan.
Kegiatan tersebut bertujuan agar para warga tahanan tetap dapat merasakan suasana Tahun Baru meskipun berada dalam keterbatasan. Melalui sentuhan kepedulian dan kebersamaan, IPDA Poniman Lase ingin menghadirkan rasa hangat, harapan, serta semangat baru bagi para tahanan yang tengah menjalani proses hukum.
Aksi sosial ini menjadi simbol bahwa nilai kemanusiaan tetap harus dijunjung tinggi dalam setiap situasi. Tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, kehadiran aparat kepolisian juga diharapkan mampu memberikan dukungan moral serta motivasi kepada mereka yang membutuhkan.
Saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp, IPDA Poniman Lase menyampaikan pesan sederhana namun penuh makna. Menurutnya, setiap orang memiliki kesempatan untuk berbuat baik, meskipun dalam lingkup yang terbatas.
“Kita memang tidak bisa membantu semua orang, tetapi setiap orang pasti bisa membantu seseorang. Berbagi itu bukan hanya soal harta, tetapi juga tentang waktu, perhatian, dan kebaikan untuk membangun kembali harapan di tengah keterbatasan,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa momen Tahun Baru seharusnya menjadi waktu refleksi dan pembaruan diri, termasuk bagi para warga tahanan. Dengan adanya perhatian dan kepedulian dari berbagai pihak, diharapkan mereka dapat menata kembali masa depan yang lebih baik setelah menjalani proses hukum.
Kegiatan berbagi kasih ini pun mendapat apresiasi sebagai bentuk nyata pendekatan humanis Polri, yang tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat tanpa memandang latar belakang.
Melalui kegiatan sederhana namun sarat makna tersebut, IPDA Poniman Lase berharap semangat berbagi dan nilai kemanusiaan terus tumbuh, khususnya di lingkungan kepolisian, sehingga dapat memperkuat rasa empati, kebersamaan, dan kepercayaan di tengah masyarakat. Red

