Momentum Idul Adha 1447 H, TTKKBI DPW II Kabupaten Tangerang Bentuk Panitia Santunan Yatim dan Gelar Silaturahmi

KABUPATEN TANGERANG || sinargunung.com – Dalam rangka memperingati momentum Idul Adha 1447 Hijriah, organisasi Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (TTKKBI) DPW II Kabupaten Tangerang menggelar silaturahmi sekaligus rapat pembentukan panitia kegiatan santunan Lebaran Yatim Piatu 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat DPW II TTKKBI, Kampung Santri Asem, Desa Kemiri, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Kamis malam (28/5/2026). Acara dihadiri jajaran pengurus DPW II serta perwakilan DPC TTKKBI se-Kabupaten Tangerang.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama dan pembacaan Yasin sebagai bentuk kebersamaan serta mempererat tali silaturahmi antaranggota di momen Hari Raya Idul Adha.

Ketua TTKKBI DPW II Kabupaten Tangerang, Yaman Kalahideng, dalam sambutannya menyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya akan mengadakan kegiatan santunan bagi anak yatim dan yatim piatu pada 21 Juni 2026 mendatang, bertepatan dengan bulan Muharram.

BACA JUGA  Dandim 0506/Tgr Dampingi Wamen Investasi, Hilirisasi Tinjau MBG

“Kami berharap seluruh pengurus DPC se-Kabupaten Tangerang dapat ikut membantu dan mendukung pelaksanaan kegiatan santunan anak yatim ini agar berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi semuanya,” ujar Yaman.

Dalam rapat tersebut juga dibentuk susunan panitia pelaksana. Wahyudin ditunjuk sebagai ketua panitia, Alan sebagai sekretaris, dan Ruyung sebagai bendahara. Panitia menargetkan sebanyak 100 anak yatim dan yatim piatu akan menerima santunan dalam kegiatan sosial tersebut.

Selain santunan, acara juga akan diisi dengan pagelaran seni budaya pencak silat Cimande yang digelar pada malam harinya. Festival tersebut direncanakan menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya tradisional sekaligus mempererat solidaritas antaranggota TTKKBI.

BACA JUGA  Jelang Pemilihan LPM Bojong Nangka, Persaingan Petahana dan Penantang Kian Memanas

Menurut Yaman, kegiatan sosial yang dipadukan dengan seni budaya ini menjadi bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat sekaligus menjaga nilai-nilai tradisi pencak silat warisan leluhur.

Acara rapat dan silaturahmi ditutup dengan makan bersama hidangan gulai kambing dalam suasana penuh keakraban. Pengurus DPW II berharap kegiatan santunan dan festival budaya nanti dapat berlangsung sukses serta memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim di Kabupaten Tangerang. red

Facebook Comments Box

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *