MANADO || sinargunung.com – Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia, Firman Jaya Daeli, menggelar rangkaian dialog strategis bersama sejumlah pemangku kepentingan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dalam upaya membangun dan memajukan arah geopolitik kawasan dan Indonesia.

Pertemuan tersebut berlangsung pada 31 Maret hingga 1 April 2026 di Kota Manado, melibatkan unsur penegak hukum, akademisi, hingga pemerintah daerah.

Firman Jaya Daeli terlebih dahulu berdiskusi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut, Jacob Hendrik Pattipeilohy, di Kantor Kejati Sulut. Dalam pertemuan tersebut, dibahas peran strategis penegakan hukum dalam mendukung pembangunan daerah yang berkeadilan dan berorientasi pada supremasi hukum.

Selanjutnya, dialog juga dilakukan bersama Rektor Universitas Sam Ratulangi, Oktovian Berty Alexander Sompie. Pembahasan difokuskan pada penguatan peran perguruan tinggi dalam pembangunan peradaban melalui pendidikan, kebudayaan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kepemimpinan.

BACA JUGA  Kasus Pencurian TBS Sawit, Kabareskrim Polri Meletakkan Prime Mover Sejatinya Penyidik dalam Bingkai Criminal Justice System

Menurut Firman, kampus harus mampu menjadi pusat inisiatif strategis yang terlibat secara aktif, efektif, dan produktif dalam mendorong kemajuan daerah dan bangsa.

Rangkaian dialog kemudian dilanjutkan bersama Wakil Gubernur Sulut, Victor Mailangkay, serta Wali Kota Manado, Andrei Angouw. Pertemuan berlangsung dalam suasana santai namun substantif, membahas arah kebijakan pembangunan daerah yang berdampak luas bagi kawasan.

Diskusi menitikberatkan pada kerangka strategis pembangunan Sulut yang mencakup penguatan nilai-nilai kebangsaan, kemanusiaan, dan keadilan, serta peningkatan kapasitas kelembagaan daerah dalam perspektif geopolitik.

Firman juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang berintegritas dan profesional, khususnya dalam sektor penegakan hukum. Ia menilai figur Kajati Sulut memiliki rekam jejak kuat dan pengalaman strategis di tingkat nasional.

BACA JUGA  Pemkot Tangsel Raih Penghargaan di Bidang Kesehatan

“Penegakan hukum yang berorientasi pada keadilan, kemanusiaan, dan kepentingan rakyat menjadi fondasi utama dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui rangkaian dialog ini, diharapkan tercipta sinergi lintas sektor antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan akademisi dalam memperkuat posisi strategis Sulawesi Utara sebagai kawasan yang berdaya saing dan berpengaruh dalam geopolitik nasional maupun regional.

penulis : Firman Jaya Daeli

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *