Peringati Hari Air se-Dunia, Nurdin : Tak Hanya Menjaga Kualitas Air tapi Jaga Lingkungan dari Sampah

  • Bagikan

SINARGUNUNG.COM, KOTA TANGERANG |  Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, menyampaikan, upaya konservasi dan menjaga lingkungan harus terus dimasifkan. Hal tersebut disampaikan Pj Wali Kota Tangerang, pada acara Peringatan Hari Air Sedunia yang diawali dengan penanaman pohon yang berlangsung di River Front Edu Center Banksasuci Jalan Taman Cisadane Gg. Muara Buntu Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas Kota Tangerang, Minggu (24/3).

“Upaya konservasi air dan menjaga lingkungan menjadi keharusan, terlebih dengan kondisi penduduk kota yang padat dan ruang hijau yang terbatas. Di mana konservasi air itu menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Dr. Nurdin dalam sambutannya.

Dr. Nurdin, menekankan, konservasi air tidak hanya tentang menjaga kualitas air, tetapi juga bagaimana menjaga lingkungan dari sampah.

“Upaya pengelolaan sampah yang lebih masif di Kota Tangerang juga harus terus dilakukan, karena dengan pengelolaan sampah yang baik, Sungai Cisadane dapat terjaga, di mana sungai ini sebagai salah satu sumber air minum bagi masyarakat khususnya masyarakat Kota Tangerang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pj Wali Kota, mengapresiasi Banksasuci atas upayanya dalam mengelola sampah dan membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan.

“Harapannya, apa yang dilakukan Banksasuci bisa terus dikembangkan dan diseminasi dalam praktik yang lebih baik, menjadi gerakan bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan,” tuturnya.

Pj, juga mengajak seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk berpartisipasi dalam pengelolaan sampah dan konservasi air di Kota Tangerang. “Mari bersama-sama kita menjaga lingkungan kita,” pungkasnya.

Sebagai informasi dalam rangka Hari Air Sedunia tersebut, Foundation Banksasuci juga turut melakukan penanaman pohon di bantaran Sungai Cisadane sebanyak 1000 pohon dengan target 10.000 pohon.

Diakhir acara, Penjabat Wali Kota yang didampingi Kepala Kesbangpol, Camat Cibodas menyerahkan santunan kepada 50 anak yatim. (Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *