Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektar: Wujud Nyata Polri Dalam Program Ketahanan Pangan

Sinargunung.com, Nias | Dalam upaya Penanaman Jagung Serentak Satu Juta Hektar Dalam Rangka Program Ketahanan Pangan Di Wilayah Hukum Polres Nias Polda Sumut, Yang dilaksanakan pada Selasa, 21 Januari 2025, bertempat di Desa Tuhego I Kec. Gunungsitoli Idanoi Kota Gunungsitoli. Acara ini dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai dan berlangsung secara serentak melalui sarana Zoom Meeting, melibatkan berbagai pihak di seluruh Indonesia. Selasa pagi (21/01/2025).

Kegiatan yang dipusatkan di Polres Nias ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting di Kota Gunungsitoli, di antaranya Kapolres Nias, Dandim 0213/Nias, Mewakili Walikota Gunungsitoli, Kadis Ketahanan Pangan Kota Gunungsitoli, Kepala Cabang PT. Bulog Gunungsitoli, ⁠Sekdis Pertanian Kota Gunungsitoli, Sekdis PMD Kota Gunungsitoli, Sekdis Ketahanan Pangan Kab. Nias Utara, Sekcam Gunungsitoli Idanoi Kota Gunungsitoli, Pj. Kepala Desa Tuhegeo I Kec. Gunungsitoli Idanoi Kota Gunungsitoli, para Pejabat Utama (PJU) Polres Nias, dan Kapolsek Jajaran Polres Nias, Serta Masyarakat  Kelompok Tani Desa Tuhegeo I.

BACA JUGA  Kapolsek Cikande Bantu Warga Alami Laka Lantas

Kapolres Nias AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

“Penanaman jagung secara serentak ini bukan hanya simbolis, tetapi juga komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah untuk menjamin ketersediaan pangan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor yang melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, serta lembaga peradilan, demi mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang tangguh di Kota Gunungsitoli dan wilayah lainnya.

BACA JUGA  Personel Polsek bangko dan koramil 01 bangko apel dan patroli dalam rangka peringatan May Day atau lebih dikenal dengan Hari Buruh di Indonesia

Penanaman jagung sebagai salah satu komoditas utama diharapkan mampu meningkatkan produksi pangan nasional sekaligus memberdayakan masyarakat di sektor pertanian. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, program ini diharapkan menjadi langkah awal menuju swasembada pangan yang lebih kuat.

Program ini mencerminkan semangat gotong royong bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan pangan global. (red)

Facebook Comments Box

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan