TANGERANG SELATAN | sinargunung.com – Kenduri Festival Volume 3 kembali hadir sebagai ajang pelestarian budaya sekaligus penguatan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Festival bertajuk “Seba Pondok Karya” itu dijadwalkan berlangsung di Lapangan Al-Azhar Bintaro, Pondok Karya, Kota Tangerang Selatan, pada Sabtu, 4 Juli 2026.
Penyelenggara menargetkan festival ini menjadi ruang pertemuan masyarakat untuk menikmati ragam pertunjukan seni budaya, mengenal kearifan lokal, serta mendukung produk-produk UMKM yang berasal dari berbagai daerah.
Kepala Divisi Humas Kenduri Festival Volume 3, Angga Suhanda, mengatakan penyelenggaraan tahun ini merupakan kelanjutan dari dua edisi sebelumnya yang mendapat respons positif dari masyarakat.
Menurutnya, tingginya partisipasi warga menjadi alasan utama festival kembali digelar dengan konsep yang lebih beragam dan melibatkan lebih banyak komunitas budaya serta pelaku usaha lokal.
Tema “Seba Pondok Karya” dipilih karena terinspirasi dari filosofi Tradisi Seba yang dikenal sebagai simbol rasa syukur, penghormatan terhadap alam, dan penguatan hubungan sosial di tengah masyarakat. Nilai-nilai tersebut dinilai masih relevan untuk dikenalkan kepada generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup.
“Festival ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi sarana edukasi budaya yang menanamkan semangat kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan, serta penghargaan terhadap warisan budaya Nusantara,” kata Angga.
Selain menjadi panggung budaya, Kenduri Festival Volume 3 juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. Puluhan pelaku UMKM akan memamerkan dan menjual berbagai produk unggulan, mulai dari kuliner tradisional, kerajinan tangan, hingga produk ekonomi kreatif.
Penyelenggara menilai kehadiran UMKM dalam festival tersebut dapat membuka peluang promosi yang lebih luas sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di tengah perkembangan pasar digital.
Untuk menjangkau kalangan muda, seluruh rangkaian kegiatan akan dipublikasikan melalui berbagai platform media sosial. Dokumentasi berupa foto, video, hingga siaran langsung juga disiapkan agar masyarakat dapat mengikuti jalannya acara secara lebih luas.
Berbagai agenda menarik telah disiapkan selama festival berlangsung, di antaranya karnaval budaya, pertunjukan seni tradisional, penampilan komunitas budaya, bazar UMKM, wisata kuliner Nusantara, hingga kegiatan edukatif yang mengangkat tema pelestarian budaya dan lingkungan.
Masyarakat dapat menghadiri kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut secara terbuka. Panitia berharap Kenduri Festival Volume 3 menjadi momentum memperkuat persaudaraan, menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya lokal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan bersama-sama merayakan keberagaman budaya Indonesia, mendukung UMKM lokal, serta menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan berkembang di masa depan,” ujar Angga. red

