IID Kota Tangerang Naik Tiga Tahun Berturut-turut, Maryono Bidik Predikat Kota Paling Inovatif

KOTA TANGERANG || sinargunung.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat budaya inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan meningkatnya nilai Indeks Inovasi Daerah (IID) selama tiga tahun berturut-turut hingga mengantarkan Kota Tangerang meraih predikat Kota Sangat Inovatif dari pemerintah pusat.

Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, saat membuka Rapat Koordinasi Sosialisasi Pengukuran dan Penilaian IID Tahun 2026 di Ruang Rapat Akhlakul Karimah, Gedung Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Rabu (24/6/2026).

Menurut Maryono, peningkatan nilai IID menjadi bukti bahwa berbagai inovasi yang dilakukan perangkat daerah tidak hanya berhenti sebagai konsep, tetapi telah berkembang menjadi program dan layanan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Perubahan zaman menuntut pemerintah untuk terus beradaptasi. Karena itu, inovasi harus menjadi bagian dari budaya kerja di seluruh perangkat daerah, baik melalui pemanfaatan teknologi, peningkatan kualitas layanan publik, kolaborasi lintas sektor, maupun kebijakan yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA  Siaga 24 Jam, Berikut Call Center Aduan dan Penanganan ODGJ hingga Orang Terlantar, di Kota Tangerang

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat tersebut, nilai IID Kota Tangerang menunjukkan tren peningkatan yang konsisten. Pada 2023, nilai IID berada di angka 60,39, kemudian naik menjadi 65,50 pada 2024. Peningkatan kembali terjadi pada 2025 dengan capaian 72,94, yang semakin mengukuhkan posisi Kota Tangerang dalam kategori Kota Sangat Inovatif.

Meski mencatat hasil positif, Maryono menegaskan bahwa capaian tersebut bukan alasan untuk berpuas diri. Sebaliknya, hasil itu harus menjadi dorongan bagi seluruh perangkat daerah untuk terus melahirkan inovasi yang lebih berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia menilai keberhasilan inovasi tidak hanya diukur dari jumlah aplikasi atau program yang diluncurkan, melainkan dari perubahan dan manfaat yang benar-benar dirasakan warga dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA  DLH Kota Tangerang Angkut 8.532 Ton Sampah Selama Libur Lebaran 1447 H

Dalam kesempatan itu, Maryono juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah memanfaatkan pelaksanaan pengukuran IID dan Innovative Government Award (IGA) 2026 sebagai momentum memperkuat ekosistem inovasi di lingkungan Pemkot Tangerang.

Selain itu, setiap program inovatif diharapkan didukung dengan tata kelola yang baik, data yang valid, serta dokumentasi yang lengkap agar dampaknya dapat terukur dan menjadi nilai tambah dalam penilaian inovasi daerah.

Dengan langkah tersebut, Pemkot Tangerang optimistis dapat mempertahankan predikat Kota Sangat Inovatif sekaligus memperbesar peluang meraih target yang lebih tinggi sebagai salah satu kota paling inovatif di Indonesia. red

Facebook Comments Box

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *