Warga Minta Rambu Peringatan Bahaya Renang Dipasang di Sungai Cisadane Tangerang

SINARGUNUNG.COM, KOTA TANGERANG – Keberadaan Sungai Cisadane di Kota Tangerang disoroti masyarakat, karena sudah cukup banyak insiden bocah berenang yang berujung maut.

Seperti kejadian pada Minggu 14 Maret 2022, dua bocah pria berinisial AH dan RF tenggelam saat berenang, lalu ditemukan meninggal di dasar Sungai Cisadane area Jembatan Berendeng, Jalan Benteng Makassar, Kelurahan Sukarasa, Kecamatan Tangerang.

Warga pinggir Sungai Cisadane, Kota Tangerang, Panji meminta otoritas untuk memasang rambu-rambu yang memberi pesan peringatan bahaya berenang di Sungai Cisadane.

BACA JUGA  Grand Final Putri Muslimah Indonesia 2025 Berlangsung Meriah Di Mall Teras Kota Tangerang Selatan

“Tentunya hal ini menanggapi sudah cukup banyaknya kejadian orang tenggelam terus tewas,” ujar Panji, Senin (14/3/2022).

Panji mengatakan, rambu-rambu peringatan bahaya berenang di Sungai Cisadane diharapkan berperan penting dalam mencegah anak-anak berenang.

“Sehingga sebisa mungkin untuk dicegah agar tidak ada kejadian serupa,” katanya.

BACA JUGA  Aktivis Saipul Basri Kecam Dinkes Terkait Pemberian Obat Kadaluwarsa Yang Dikonsumsi Seorang Pasien Balita

Sementara itu, menurut Ketua RT di Jalan Benteng Makassar, Kelurahan Sukarasa, Angga, kedalaman Sungai Cisadane lebih dari dua meter.

“Kedalaman sini paling tiga meteran,” ungkapnya.

Sumber : Wan

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *