TANGERANG, sinargnung.com — Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sebagai momentum memperkuat akhlak dan kepedulian sosial.
Pesan tersebut disampaikan Maryono saat menghadiri sekaligus bersilaturahmi dengan warga dalam acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Mubarokah, Kelurahan Larangan Utara, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Senin malam (14/9/2026).
Di hadapan jamaah, Maryono mengatakan ajaran Rasulullah SAW tidak hanya relevan dalam kehidupan beragama, tetapi juga dapat menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia mengingatkan masyarakat untuk menerapkan sifat Siddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathanah dalam kehidupan sehari-hari, baik ketika menjalankan pekerjaan, memegang tanggung jawab maupun berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
“Rasulullah SAW mengajarkan kejujuran, amanah, kepedulian, kasih sayang, dan menghormati sesama. Nilai-nilai tersebut hendaknya menjadi pedoman kita dalam bersikap, bekerja, bermasyarakat, serta menjalankan setiap amanah,” kata Maryono.
Menurutnya, keteladanan Rasulullah juga terlihat dari kemampuannya membangun persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat yang memiliki latar belakang berbeda.
Nilai tersebut dinilai penting untuk terus dijaga di Kota Tangerang yang dihuni masyarakat dari beragam suku, budaya dan keyakinan.
“Keteladanan Rasulullah SAW juga tercermin dari bagaimana beliau membangun persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman. Ini sangat relevan dengan Kota Tangerang yang tumbuh dari berbagai suku, budaya dan keyakinan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Maryono turut mengajak masyarakat menunjukkan kepedulian kepada warga yang sedang mengalami musibah. Ia meminta jamaah bersama-sama mendoakan agar mereka diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan.
“Mari kita doakan agar Allah SWT memberikan kekuatan, ketabahan, dan segera mengangkat musibah yang mereka hadapi,” tuturnya.
Maryono menegaskan, Pemerintah Kota Tangerang tidak hanya berkomitmen membangun kota dari sisi infrastruktur, ekonomi dan teknologi. Pembangunan sumber daya manusia yang memiliki akhlak serta kepedulian sosial juga menjadi bagian penting dalam kemajuan daerah.
Ia menilai keberadaan majelis ilmu memiliki peran strategis dalam membentuk keluarga sekaligus generasi muda yang cerdas dan berakhlak.
Karena itu, Maryono mengajak masyarakat menjadikan Akhlakul Karimah sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari, dimulai dari lingkungan keluarga hingga berkembang menjadi budaya di tengah masyarakat.
“Mari jadikan Akhlakul Karimah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, dimulai dari diri sendiri dan keluarga hingga tumbuh menjadi budaya di tengah masyarakat. Dengan akhlak, kepedulian dan kebersamaan, insya Allah Kota Tangerang semakin maju, nyaman, sejahtera dan penuh keberkahan,” pungkasnya.
Acara tersebut turut dihadiri penceramah nasional Ustadz Maulana serta masyarakat sekitar Masjid Al-Mubarokah. red

Tinggalkan Balasan