PURWAKARTA, sinargunung.com — Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepemimpinan Ane Ratna Mustika sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta akhirnya diterima dalam Rapat Pleno Paripurna II Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Purwakarta.

Penyampaian LPJ tersebut berlangsung dalam rangkaian Musda XI yang digelar di Prime Plaza Hotel BIC, Purwakarta, Sabtu (31/10/2026). Suasana sidang sempat diwarnai sorakan dan dukungan dari peserta musda ketika agenda pertanggungjawaban kepengurusan dibahas.

Dalam sambutannya, Ane Ratna Mustika menyampaikan bahwa selama kurang lebih tiga tahun dua bulan memimpin DPD Golkar Purwakarta, dirinya bersama jajaran pengurus berupaya menjaga keberadaan dan peran partai di tengah dinamika politik daerah.

Ane mengatakan, masa kepemimpinannya memberikan banyak pengalaman, terutama ketika Partai Golkar menghadapi tahapan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Banyak sekali pelajaran hidup, terutama saat menghadapi Pileg dan Pilkada. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada teman-teman yang masih bertahan di partai ketika partai menghadapi situasi yang sangat berat menjelang pemilihan legislatif dan Pilkada,” ujar Ane.

Usai menyampaikan pertanggungjawaban, Ane juga menyampaikan permohonan izin untuk mengakhiri masa kepemimpinannya sebagai Ketua DPD Golkar Purwakarta. Saat ini, ia juga dipercaya sebagai Wakil Ketua Pemenangan Pemilu Wilayah Jawa Barat X.

Berkas pertanggungjawaban kemudian diserahkan secara tertulis kepada pimpinan sidang. Sidang tersebut dipimpin Fadol sebagai keterwakilan Jawa Barat, bersama Denhas Mubarok dari AMPI, Jhon Kamal dari PK, serta Dian Kencana dari Al Hidayah.

Pandangan umum peserta musda disampaikan salah satunya oleh Pimpinan Kecamatan (PK) Cempaka, Andreas Legimin.

BACA JUGA  Hadiri Musda KNPI ke XVI, Herman Suryatman: Dorong Pemuda Menjadi Agen Pancawaluya

Andreas menyoroti perjalanan para pengurus tingkat kecamatan dan desa yang menurutnya menjadi bagian penting dalam mempertahankan eksistensi Partai Golkar di tingkat akar rumput.

Ia menilai para pengurus PK dan desa merupakan pihak yang berhadapan langsung dengan masyarakat sehingga memiliki peran strategis dalam menjaga kekuatan organisasi.

Andreas juga mengungkap dinamika internal yang terjadi menjelang pendaftaran calon legislatif pada Pemilu sebelumnya. Menurut dia, sejumlah PK sempat menghadapi situasi sulit hanya beberapa hari sebelum proses pendaftaran.

Meski demikian, kata Andreas, kader dan pengurus yang masih bertahan tetap berupaya menjaga soliditas partai serta mencari calon legislatif yang siap mengikuti kontestasi.

Atas pertimbangan tersebut, Andreas menyatakan menerima LPJ kepemimpinan Ane Ratna Mustika.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta Dias Rukmana Praja menilai dinamika dalam organisasi merupakan sesuatu yang wajar. Menurutnya, perbedaan pandangan justru dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran sekaligus evaluasi terhadap tata kelola organisasi.

“Berdinamika itu hal yang lumrah dalam berorganisasi. Bisa menjadi sesuatu yang sehat untuk manajemen organisasi sekaligus menjadi edukasi politik bagi kader,” kata Dias.

Ia menilai dinamika internal juga dapat menjadi sarana untuk melihat sejauh mana kader menjalankan perannya di dalam organisasi.

Dias menyebut proses Musda kali ini sebagai kemenangan bersama seluruh elemen Partai Golkar Purwakarta. Ia mengajak seluruh kader kembali membangun soliditas setelah seluruh tahapan musda selesai.

“Ke depan saya akan menata kembali tata kelola organisasi agar bisa berjalan beriringan sesuai visi. Kita akan memperkuat kesolidan seperti yang terlihat hari ini dan semoga bisa dipertahankan,” ujarnya.

BACA JUGA  Ketua Komisi I sangat mengapresiasi kinerja BPBD Kota Tangerang untuk membentuk Kelurahan tangguh bencana

Dias juga menekankan pentingnya menjalankan roda organisasi dengan suasana yang positif dan penuh kebersamaan, sejalan dengan arahan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat.

Setelah seluruh agenda pleno diselesaikan, Musda menetapkan Dias Rukmana Praja sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta terpilih.

Penetapan tersebut dilakukan setelah Dias menjadi calon tunggal dalam proses pemilihan ketua.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat sekaligus Ketua Fraksi DPR RI, Danil Muttaqin, menyampaikan ucapan selamat kepada Dias Rukmana Praja.

Danil optimistis kepemimpinan baru tersebut dapat membawa Partai Golkar semakin kuat di Kabupaten Purwakarta, termasuk meningkatkan perolehan suara pada pemilu mendatang.

“Saya yakin dengan kapasitas dan jaringan ketua terpilih, ke depan akan ada penambahan suara Partai Golkar di Kabupaten Purwakarta,” ujarnya.

Danil juga menyampaikan apresiasi kepada Ane Ratna Mustika atas kontribusinya selama memimpin Partai Golkar Purwakarta.

“Terima kasih kepada kepemimpinan Ambu Ane yang sudah membangun dan membesarkan Golkar di Purwakarta,” katanya.

Apresiasi turut diberikan kepada seluruh Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) yang dinilai telah menunjukkan sikap dewasa dalam menghadapi dinamika politik selama proses Musda XI berlangsung.

Dengan berakhirnya Musda XI, kepemimpinan Partai Golkar Purwakarta kini memasuki fase baru di bawah Dias Rukmana Praja. Tantangan berikutnya adalah menjaga soliditas kader, membenahi tata kelola organisasi, serta memperkuat mesin politik hingga tingkat akar rumput. Dm