KOTA TANGERANG, sinargunung.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang terus mendorong pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesetaraan gender dalam kehidupan sehari-hari.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Pengembangan Gender Champion dalam penerapan Pengarusutamaan Gender (PUG) yang digelar di Ruang Rapat Ar Rabi’ah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang, lantai 4, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang edukasi dan penguatan pemahaman bagi masyarakat agar isu gender tidak hanya dipandang sebagai persoalan perempuan, tetapi menjadi bagian dari pembangunan yang melibatkan seluruh unsur masyarakat.

Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang, Tihar Sopian, mengatakan kegiatan tersebut penting untuk meningkatkan pemahaman bersama mengenai penerapan Pengarusutamaan Gender di berbagai lingkungan kehidupan.

Menurutnya, pemahaman tentang kesetaraan gender perlu terus diperluas sehingga masyarakat dapat melihat peran laki-laki dan perempuan secara lebih adil dan proporsional.

BACA JUGA  50 Paskibraka Dikukuhkan, Arief: Semoga Bisa Menjadi Inspirasi bagi Generasi Muda

“Ini kegiatan yang sangat bagus agar kita semua memahami tentang gender. Pemahaman ini penting supaya penerapannya bisa dilakukan bersama-sama dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Tihar.

Ia menjelaskan, Pengarusutamaan Gender pada dasarnya membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, peningkatan kapasitas dan pemahaman masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam mendorong pembangunan yang lebih inklusif.

Melalui kegiatan Gender Champion tersebut, DP3AP2KB berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki pemahaman mengenai prinsip kesetaraan, kesempatan yang setara, serta pentingnya keterlibatan perempuan dan laki-laki dalam berbagai bidang pembangunan.

Tihar juga menekankan bahwa penguatan pemahaman mengenai gender tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam berbagai aktivitas pembangunan di Kota Tangerang.

BACA JUGA  Gelar Senam Bersama, Pilar Kampanyekan Pengurangan Plastik

Dengan adanya keterlibatan masyarakat, penerapan PUG diharapkan semakin kuat dan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dinilai diperlukan agar pembangunan dapat memberikan kesempatan dan manfaat secara lebih merata.

DP3AP2KB Kota Tangerang pun terus membuka ruang edukasi dan penguatan kapasitas masyarakat sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan yang responsif gender serta menciptakan lingkungan sosial yang lebih setara dan inklusif.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama bahwa kesetaraan gender merupakan bagian dari proses pembangunan dan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Adv