TANGERANG, sinargunung.com — Belajar tentang aktivitas ekonomi ternyata tidak harus selalu dilakukan melalui buku dan kegiatan di dalam kelas. Hal itu diterapkan TK Islam Gunung Jati, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, melalui kegiatan Gunjata Kids Market, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan yang digelar secara rutin setiap tahun tersebut memberikan kesempatan kepada para siswa untuk merasakan langsung suasana pasar. Anak-anak tidak hanya belajar menjadi pembeli, tetapi juga berperan sebagai penjual dan berinteraksi dengan lingkungan sekolah serta orang tua.

Kepala TK Islam Gunung Jati Marlina mengatakan, Gunjata Kids Market menjadi bagian dari proses pembelajaran yang dirancang agar anak memperoleh pengalaman nyata mengenai kehidupan sosial.

Menurutnya, anak perlu mendapatkan ruang untuk belajar berkomunikasi, mengenal lingkungan, sekaligus memahami aktivitas sederhana yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.

“Anak-anak tidak harus belajar di dalam kelas dengan buku dan pensil, tetapi mereka juga harus belajar secara nyata, yaitu mengenal bagaimana berinteraksi dengan lingkungan sosial,” ujar Marlina.

BACA JUGA  Kabid Humas Polda Banten Apresiasi PPID Satker Atas Rilis Teraktif Februari dan Maret 2022

Sekitar 142 siswa mengikuti kegiatan tersebut. Pelaksanaannya turut melibatkan warga sekolah, komite, koordinator kelas, orang tua, serta unit pendidikan SD dan SMP.

Dalam kegiatan itu, siswa diperkenalkan dengan proses transaksi sederhana. Mereka belajar mengenal barang yang diperjualbelikan, menggunakan uang, berkomunikasi dengan pembeli maupun penjual, hingga memahami konsep pembayaran dan uang kembalian.

Marlina menjelaskan, konsep Gunjata Kids Market tahun ini mengalami perubahan dibanding pelaksanaan sebelumnya.

Jika sebelumnya siswa diperkenalkan dengan beragam makanan tradisional, tahun ini kegiatan mengambil konsep pasar yang lebih dekat dengan aktivitas sehari-hari.

Berbagai jenis sayuran dan buah-buahan serta kebutuhan yang biasa ditemukan dalam kegiatan jual-beli diperkenalkan kepada para siswa.

Konsep tersebut diharapkan membuat anak lebih mudah memahami fungsi pasar sekaligus mengenal berbagai jenis barang yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Komite TK Islam Gunung Jati Ervina Novitarosa mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pengalaman langsung seperti ini dapat membantu anak memahami situasi pasar yang belum tentu mereka temui secara rutin.

BACA JUGA  Bupati Tangerang Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir di Pakuhaji

“Anak-anak jadi tahu apa saja yang ada di pasar, barang-barang yang diperjualbelikan, termasuk pecahan uang dan bagaimana memberikan uang kembalian kepada pembeli,” kata Ervina.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pembelajaran yang memberikan pengalaman positif bagi siswa.

“Semoga kegiatan ini dapat terus menjadi inspirasi bagi siswa dan menjadi bekal positif bagi mereka di masa depan,” sambungnya.

Melalui Gunjata Kids Market, proses pembelajaran di TK Islam Gunung Jati tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik. Para siswa juga dilatih untuk berkomunikasi, bekerja sama, berinteraksi dengan orang lain, serta mengenal aktivitas ekonomi secara sederhana.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual agar anak dapat memahami bahwa berbagai pengetahuan yang diperoleh di sekolah juga memiliki kaitan dengan kehidupan mereka sehari-hari. s