sinargunung.com, Kota Tangerang | Jemaat Gereja Bethel Indonesia (GBI) Gerendeng Pulo, Karawaci, menemui Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Andri S Permana dan Wakil Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) H. Sajiran. Pertemuan ini menindaklanjuti insiden penolakan ibadah yang terjadi pada Minggu, 21 September 2025.

Pendeta Melki menyampaikan kronologi kejadian tersebut. Menanggapi hal itu, Andri menegaskan kebebasan beribadah dijamin undang-undang. “Kota Tangerang dihuni masyarakat lintas agama. Semua warga berhak menjalankan ibadah sesuai kepercayaannya,” ujarnya.

BACA JUGA  Buka Pembahasan dengan Banggar DPRD, Pj Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2024

Andri menambahkan, FKUB akan memediasi jemaat GBI dan warga sekitar untuk mencari solusi terbaik. “Tidak boleh ada konflik antarumat beragama. Pekan depan diharapkan sudah ada kesepakatan melalui mediasi FKUB,” kata politisi PDI Perjuangan itu.

BACA JUGA  Tingkatkan Partisipasi Pemilih Perempuan, KPU Kota Tangerang Sosialisasikan Pilkada Serentak

Pendeta GBI Pdt. Karundeng Gerung mengaku lega karena masalah ini difasilitasi DPRD dan FKUB. “Jumat kami akan bertemu FKUB. Semoga musyawarah bersama warga menghasilkan solusi terbaik,” ujarnya. Red