Kota Tangerang || sinargunung.com – Pemerintah Kota Tangerang di bawah kepemimpinan Wali Kota Sachrudin dan Wakil Wali Kota Maryono Hasan mencatat berbagai capaian pembangunan sepanjang 2025 hingga genap satu tahun masa pemerintahan. Pembangunan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari infrastruktur, kesehatan, pendidikan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
Sachrudin menyampaikan, arah pembangunan Kota Tangerang tidak hanya menitikberatkan pada proyek fisik, tetapi juga pada penguatan kebersamaan, partisipasi masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia agar manfaat pembangunan dapat dirasakan merata.
“Pembangunan harus berdampak langsung bagi masyarakat. Infrastruktur yang memadai, layanan kesehatan yang mudah diakses, serta pendidikan yang berkualitas menjadi prioritas kami,” ujar Sachrudin.
Infrastruktur dan Permukiman
Di sektor infrastruktur, Pemkot Tangerang melakukan perbaikan dan pelebaran jalan, revitalisasi jembatan, serta penataan ruang publik. Berbagai proyek tersebut ditujukan untuk meningkatkan konektivitas, kenyamanan warga, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Kesehatan Jadi Prioritas
Pada bidang kesehatan, Pemkot Tangerang menjadikan peningkatan derajat kesehatan masyarakat sebagai salah satu pilar pembangunan. Program percepatan penanganan stunting terus digencarkan melalui penguatan layanan posyandu, edukasi gizi seimbang, serta intervensi kesehatan bagi ibu hamil, balita, dan remaja.
Dinas Kesehatan Kota Tangerang mencatat tren penurunan angka stunting di sejumlah kecamatan berkat kolaborasi lintas sektor dan peran aktif masyarakat. Selain itu, layanan kesehatan berbasis digital melalui aplikasi Tangerang Sehat terus dikembangkan untuk memudahkan akses warga ke fasilitas kesehatan.
Pendidikan Jadi Investasi Masa Depan
Sektor pendidikan juga menjadi perhatian serius. Pemkot Tangerang memastikan pemerataan akses pendidikan melalui peningkatan sarana dan prasarana sekolah, digitalisasi pembelajaran, serta penguatan pendidikan inklusif.
Saat ini, terdapat 70 sekolah inklusi dengan daya tampung lebih dari 1.000 siswa berkebutuhan khusus. Pemkot juga menggratiskan biaya pendidikan bagi masyarakat kurang mampu serta mendorong inovasi pembelajaran dari tingkat PAUD hingga sekolah dasar.
Sachrudin menegaskan, investasi di bidang pendidikan menjadi langkah strategis untuk mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing.
Pembangunan Berbasis Kolaborasi

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan menambahkan, keberhasilan pembangunan tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Pembangunan adalah kerja bersama. Dengan semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat, Kota Tangerang akan terus tumbuh menjadi kota yang sehat, maju, dan berdaya saing,” ujar Maryono.
Pemkot Tangerang optimistis, berbagai capaian pembangunan sepanjang 2025 hingga satu tahun pemerintahan Sachrudin–Maryono menjadi modal kuat untuk mewujudkan Kota Tangerang yang semakin nyaman dihuni dan berkelanjutan. Mengusung semangat “Bersama Membangun Kota”, tahun 2026 ditargetkan menjadi tahun peningkatan kualitas pembangunan di Kota Tangerang. Adv
