KOTA TANGERANG || sinargunung.com – Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menegaskan bahwa keluarga memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan kualitas generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan media sosial. Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan pertama yang menentukan arah tumbuh kembang anak.
Pernyataan tersebut disampaikan Sachrudin saat menghadiri Pengajian Bulanan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama masyarakat di kediamannya di Kecamatan Cipondoh, Kamis (25/6/2026) malam.
Dalam sambutannya, Sachrudin mengatakan bulan Muharram menjadi momentum yang tepat bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus melakukan evaluasi diri agar menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Ia mengajak aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian sosial serta menjadikan semangat Tahun Baru Islam sebagai motivasi memperbaiki diri.
“Melalui momentum Muharram ini, mari kita terus meningkatkan keimanan, memperbaiki diri, serta memperkuat kepedulian kepada sesama. Setiap orang harus mampu memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Sachrudin.
Selain mengajak masyarakat memperkuat nilai-nilai keagamaan, Sachrudin juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak menghadapi tantangan era digital. Menurutnya, komunikasi yang baik di dalam keluarga menjadi kunci agar anak tidak mudah terpengaruh dampak negatif penggunaan gawai maupun media sosial.
Ia mengimbau para orang tua untuk lebih aktif mengawasi aktivitas anak, termasuk penggunaan telepon genggam dan media sosial, sehingga mereka dapat tumbuh dalam lingkungan pergaulan yang sehat serta terhindar dari berbagai persoalan, seperti perundungan atau bullying sejak usia dini.
“Orang tua harus membangun komunikasi yang erat dengan anak, memberikan pendampingan, serta mengawasi penggunaan media sosial agar mereka tumbuh dengan karakter yang baik dan terlindungi dari pengaruh negatif,” katanya.
Sachrudin menambahkan, penguatan ketahanan keluarga harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, Pemerintah Kota Tangerang terus menghadirkan berbagai program yang membuka akses pendidikan dan kesempatan kerja bagi masyarakat.
Ia mengajak masyarakat memanfaatkan Program Gampang Sekolah yang menyediakan akses belajar melalui 142 sekolah swasta gratis bagi siswa yang belum tertampung di sekolah negeri.
Selain itu, Pemkot Tangerang juga terus memperluas peluang kerja melalui Program Gampang Kerja, termasuk penyelenggaraan Job Fair Kota Tangerang yang membuka sekitar 15 ribu lowongan pekerjaan.
Menurut Sachrudin, kedua program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat kemandirian keluarga, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang.

