sinargunung.com, Pemkot Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa yang transparan, akuntabel, serta berdaya saing. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui kegiatan market sounding atau penjajakan pasar penyediaan jasa tenaga kerja Pramu Layanan Umum.

Kegiatan ini menjadi langkah awal Pemkot Tangerang dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja layanan umum, sekaligus membuka kesempatan seluas-luasnya bagi para penyedia jasa yang memiliki kompetensi dan kapasitas sesuai standar yang dibutuhkan pemerintah.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang (Asda II), Ruta Ireng Wicaksono, mengatakan bahwa market sounding berperan penting dalam memastikan proses pengadaan berjalan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

“Market sounding tidak hanya sekadar penjajakan pasar, tetapi juga merupakan wujud komitmen Pemkot Tangerang untuk menghadirkan proses pengadaan yang terbuka, sehat, dan kompetitif,” ujar Ruta, Selasa (6/1/2026).

Ia menjelaskan, melalui kegiatan ini pemerintah dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi pasar, mulai dari spesifikasi layanan hingga kesiapan para penyedia jasa. Hal tersebut diharapkan mampu mendorong proses pengadaan yang lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran ke depannya.

Dalam kesempatan yang sama, Pemkot Tangerang juga mengajak para penyedia jasa tenaga kerja Pramu Layanan Umum untuk mendaftarkan produk dan layanannya melalui e-Katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) sebagai kanal resmi pengadaan pemerintah.

“Kami mendorong penyedia jasa yang memiliki produk sesuai kebutuhan pemerintah untuk aktif masuk ke e-Katalog LKPP, sehingga produk dan layanan tersebut dapat diakses lebih luas oleh instansi pemerintah,” tambahnya.

Selain menjadi sarana komunikasi antara pemerintah dan pelaku usaha, kegiatan market sounding ini juga menjadi bagian dari perencanaan pengadaan barang dan jasa yang menjunjung tinggi nilai integritas dan profesionalisme.

“Dengan market sounding ini, kami berharap tercipta ekosistem pengadaan yang lebih sehat dan profesional, serta memberikan manfaat optimal bagi pemerintah, penyedia jasa, maupun masyarakat,” pungkas Ruta. abdul

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *