SERANG ||sinargunung.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali mencatatkan prestasi dengan meraih dua penghargaan sekaligus di tingkat Provinsi Banten melalui Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).
Penghargaan tersebut diberikan oleh pemerintah pusat melalui Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN atas keberhasilan penyusunan Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Berkualitas Tahun 2025. Selain itu, Pemkot Tangerang juga meraih penghargaan dari Pemerintah Provinsi Banten sebagai daerah dengan capaian kinerja terbaik I se-Provinsi Banten.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Penghargaan ini bukan tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam membangun keluarga yang berkualitas,” ujar Sachrudin.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Serang, Rabu (1/4/2026). Dalam kegiatan itu, ia turut didampingi Ketua TP PKK Kota Tangerang, Hj. Masturoh Sachrudin.
Dalam kesempatan yang sama, Pemkot Tangerang juga menerima dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp6 miliar dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN dalam bentuk Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB).
Sachrudin menegaskan, bantuan tersebut akan dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat layanan di masyarakat, mulai dari edukasi keluarga, pengendalian penduduk, hingga peningkatan kualitas hidup kelompok rentan.
“Fokus kami bukan hanya pada bantuan, tetapi juga pemberdayaan agar keluarga semakin mandiri, sehat, dan berdaya,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni, menekankan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
“Jika keluarga kuat, maka daerah juga akan kuat. Seluruh program pembangunan harus berangkat dari penguatan keluarga,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, yang telah menjangkau jutaan masyarakat di Provinsi Banten.
Sebagai bentuk dukungan tambahan, Pemerintah Provinsi Banten turut menyalurkan bantuan sepeda listrik kepada Tim Pendamping Keluarga (TPK) di seluruh kabupaten/kota. Untuk Kota Tangerang, bantuan tersebut diterima oleh kader TPK Kecamatan Pinang, Umi Nurjanah.
Pemkot Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor agar setiap program tidak hanya berjalan, tetapi juga memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
