Masuki Tahap Verifikasi, Kampung Gantari Wakili Kota Tangerang di Kampung Proklim Tingkat Nasional

sinargunung.com, Kota Tangerang | Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kembali mengirimkan perwakilan Program Kampung Iklim (Proklim) ke tingkat nasional. Salah satunya, adalah Kampung Gantari, di Kelurahan Paninggilan Utara, Kecamatan Ciledug.

Kepala DLH Kota Tangerang Wawan Fauzi menyampaikan, setelah menyelesaikan tahapan administrasi, kali ini tim dari Kementerian Lingkungab Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia hadir langsung untuk melakukan verifikasi secara langsung. Kampung Gantari dipilih berdasarkan rekomendasi dari kelurahan dan kecamatan yang selanjutnya dilakukan pembinaan oleh DLH.

“Alhamdulillah, hari ini tim verifikasi dari KLHK Republik Indonesia telah hadir dan menilai langsung Kampung Gantari. DLH terus melakukan pembinaan di seluruh kecamatan se-Kota Tangerang sudah memiliki Kampung Proklim. Untuk Kampung Gantarai penilaian tingkat nasional kategori Utama,” ungkapnya, Selasa (29/7/25).

BACA JUGA  Rapat Evaluasi Kewilayahan Bulanan Digelar, Sukseskan Program 100 Hari Kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang

Wawan mengaku optimis dengan nilai yang akan diraih oleh Kampung Gantari pada penilaian Kampung Proklim Tingkat Nasional. Diharapkan, hasil yang terbaik bisa didapatkan oleh Kampung Gantari.

“Apa yang sudah dilakukan para warga Kampung Gantari sudah sangat baik. Mudah-mudahan, mendapatkan hasil yang terbaik dari verifikator,” lanjutnya.

Perwakilan tim verifikator, Cut Salwitry Tray mengatakan, setelah melakukan verifikasi lapangan, ia mengapresiasi hasil yang dilakukan para warga untuk membuat Kampung Gantari menjadi bersih dan nyaman. Lalu, tahapan selanjutnya adalah hasil penilaian akan dibawa ke forum lebih besar untuk menentukan apakah Kampung Gantari dapat masuk ke kategori Utama.

BACA JUGA  Optimalkan Pengolahan Sampah, Pemkot Tangerang Dorong Keterlibatan Perangkat Kewilayahan

“Secara langsung tadi sudah dilihat, Kampung Gantari sudah baik terutama dalam pengolahan sampah. Seluruh warga juga sangat peduli dengan lingkungan. Kami harap, keberlanjutannya harus terus dilakukan dan dilakukan evaluasi pada poin-poin yang belum maksimal,” tutupnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *