Maryono: Tertib Niaga Jadi Fondasi Kepercayaan Konsumen

KOTA TANGERANG || sinargunung.com  – Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono menegaskan bahwa penerapan tertib niaga menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan konsumen sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha di tengah persaingan bisnis yang semakin kompetitif.

Pernyataan tersebut disampaikan Maryono saat membuka Sosialisasi Perdagangan Barang dan Jasa bagi Pelaku Usaha Angkatan II yang digelar Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) di Aula Gedung Cisadane, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta yang berasal dari pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), agen, serta pangkalan LPG se-Kota Tangerang. Melalui sosialisasi tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai regulasi perdagangan, perizinan, perlindungan konsumen, hingga standar kemetrologian.

Dalam sambutannya, Maryono menekankan bahwa keberhasilan sebuah usaha tidak hanya diukur dari besarnya keuntungan atau volume penjualan, tetapi juga dari komitmen pelaku usaha dalam menjalankan bisnis sesuai ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA  Perempuan Parlemen Indonesia Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

“Kepercayaan konsumen merupakan aset yang sangat penting. Kepercayaan itu lahir dari kejujuran, kepatuhan terhadap aturan, serta komitmen pelaku usaha dalam memberikan pelayanan yang baik. Karena itu, tertib niaga menjadi modal utama untuk memperkuat daya saing usaha,” ujar Maryono.

Ia menjelaskan, kepatuhan terhadap regulasi, kelengkapan perizinan, penggunaan alat ukur yang akurat, hingga pemenuhan hak-hak konsumen merupakan bagian dari praktik usaha yang profesional dan bertanggung jawab.

Menurutnya, pelaku usaha di sektor energi memiliki tanggung jawab besar karena setiap hari melayani kebutuhan masyarakat. Oleh sebab itu, pelayanan yang transparan, aman, dan sesuai standar harus menjadi prioritas.

“Jika pelaku usaha menjalankan usahanya secara tertib, masyarakat akan merasa lebih terlindungi. Kepercayaan publik meningkat, usaha berkembang, dan dampaknya akan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Maryono juga mengajak seluruh pelaku usaha untuk terus membangun budaya usaha yang berlandaskan integritas dan kepatuhan. Pemerintah Kota Tangerang, lanjutnya, akan terus memberikan pembinaan, edukasi, dan pengawasan guna menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan.

BACA JUGA  Koramil 05/Ciputat Kolaborasi dengan Ormas, Hadirkan Berkah Ramadan

“Kami ingin dunia usaha di Kota Tangerang tidak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga memiliki komitmen terhadap perlindungan konsumen serta kepatuhan terhadap regulasi. Dengan begitu, daya saing pelaku usaha akan semakin kuat menghadapi perkembangan pasar,” tambahnya.

Sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber dari Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Provinsi Banten, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), serta Pengawas Perdagangan Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan RI. Para peserta memperoleh pemahaman mengenai aspek hukum perdagangan, perlindungan konsumen, hingga standar kemetrologian sebagai bekal menjalankan usaha secara profesional.

Menutup kegiatan, Maryono berharap budaya tertib niaga semakin diterapkan oleh seluruh pelaku usaha di Kota Tangerang sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *