Jakarta, sinargunung.com – Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (Forum Pimred) dan Divisi Humas Polri sepakat memperkuat sinergi dalam mendukung keamanan serta perlindungan wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik di lapangan.

Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan jajaran pengurus Forum Pimred dengan Divisi Humas Polri di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (11/9/2026).

Pertemuan itu dihadiri Ketua Umum Forum Pimred Bernadus Wilson Lumi, Ketua Harian Badar Subur, Sekretaris Jenderal Helmy Halim, serta Wakil Sekretaris Jenderal Mercys Charles Loho. Rombongan diterima langsung Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dr. Jhonny Eddizon Isir.

Dalam kesempatan tersebut, Forum Pimred turut menyerahkan cendera mata kepada Kadiv Humas Polri sebagai bentuk apresiasi atas kesediaannya menjadi narasumber utama dalam diskusi bertajuk “Ngobrol Santai” (Ngobras) bersama Forum Pimred.

Diskusi tersebut mengangkat tema “Bicara Polisi, Publik, dan Pers”, yang membahas hubungan antara kepolisian, masyarakat dan insan pers dalam membangun komunikasi publik yang sehat.

Ketua Umum Forum Pimred Bernadus Wilson Lumi mengatakan, kerja sama antara media dan kepolisian perlu diperkuat, terutama menyangkut aspek keselamatan wartawan ketika melakukan peliputan di lokasi yang memiliki tingkat risiko tinggi.

BACA JUGA  Urai Kemacetan Jalan Kali Perancis, Pemkot Tangerang Bangun Looping Rawa Bokor

Menurut Bernadus, wartawan kerap dituntut bekerja di tengah situasi rawan, seperti wilayah konflik, bencana alam maupun kondisi darurat lainnya. Karena itu, diperlukan koordinasi yang baik agar kegiatan jurnalistik dapat berlangsung dengan tetap mengutamakan keselamatan.

“Kerja sama ini fokus pada keselamatan peliputan di lapangan. Kami ingin memastikan wartawan dapat menjalankan tugas jurnalistiknya dengan aman dan terlindungi,” ujar Bernadus.

Menanggapi usulan tersebut, Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Jhonny Eddizon Isir menyambut positif langkah Forum Pimred. Ia berharap pembahasan mengenai perlindungan dan keselamatan wartawan dapat segera diterjemahkan ke dalam bentuk kerja sama teknis yang dapat diterapkan di lapangan.

“Kami berharap kerja sama terkait keselamatan wartawan saat meliput ini bisa segera dilaksanakan di lapangan. Ini penting agar rekan-rekan media merasa tenang saat menjalankan tugas kemanusiaan dan informatifnya,” kata Isir.

Isir juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang humanis antara polisi, wartawan dan masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang baik antara ketiga unsur tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan penyampaian informasi yang akurat dan dapat dipercaya publik.

BACA JUGA  Ketua DPD RI Minta Pemerintah Pastikan Efektivitas Moderna

Ia menyebut kepolisian dan media memiliki peran yang saling berkaitan dalam memberikan informasi kepada masyarakat, terutama dalam situasi yang membutuhkan kecepatan sekaligus ketepatan informasi.

“Polisi adalah sahabat rakyat, dan wartawan adalah mitra strategis kami dalam menyampaikan informasi yang akurat serta edukatif kepada publik,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, perhatian juga tertuju pada musibah hilangnya seorang wartawan ketika menjalankan tugas peliputan di kawasan Gunung Krakatau.

Kadiv Humas Polri menyampaikan keprihatinan sekaligus doa agar wartawan tersebut segera ditemukan dalam kondisi selamat.

“Kami menitipkan doa dan harapan mendalam agar rekan wartawan yang hilang saat meliput di Krakatau dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tutur Isir.

Pertemuan Forum Pimred dan Divisi Humas Polri ditutup dengan komitmen untuk melanjutkan komunikasi serta menyusun langkah konkret terkait keselamatan dan perlindungan wartawan.

Kedua pihak berharap sinergi yang dibangun tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi dapat diwujudkan melalui kerja sama yang memberikan manfaat langsung bagi wartawan ketika menjalankan tugas jurnalistik di lapangan. red