KOTA TANGERANG || SINARGUNUNG.COM – Program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di Kota Tangerang dinilai belum berjalan optimal meski telah melibatkan lebih dari 150 perusahaan dalam forum CSR yang digagas pemerintah daerah.

Sorotan tersebut disampaikan oleh Gary Vebrian, aktivis sosial asal Ciledug, pada Selasa (8/4/2026). Ia menilai, potensi CSR di Kota Tangerang sangat besar, namun belum dimanfaatkan secara maksimal karena masih lemahnya perencanaan dan tata kelola.

Menurut Gary, dari ribuan perusahaan yang beroperasi di Kota Tangerang, kontribusi aktif dalam program CSR masih belum merata. Akibatnya, dampak yang dihasilkan belum dirasakan secara luas oleh masyarakat.

“Jumlah perusahaan banyak, tapi implementasi CSR masih terbatas dan belum merata,” ujarnya.

BACA JUGA  Sekda : Data, Kunci Peningkatan dan Keberhasilan Pembangunan

Ia juga menyoroti bahwa program CSR yang berjalan saat ini masih didominasi bantuan jangka pendek, seperti pembagian sembako, yang dinilai belum menyentuh aspek pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Gary mendorong adanya perubahan pendekatan dengan mengedepankan program berbasis data, seperti social mapping dan asset assessment, agar bantuan yang diberikan lebih tepat sasaran.

“Pendekatan berbasis data penting agar program tidak sekadar seremonial, tapi benar-benar berdampak jangka panjang,” jelasnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan CSR. Keterbukaan informasi dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap program yang dijalankan oleh perusahaan maupun pemerintah.

BACA JUGA  Konsisten Catat Tren Positif, Pemkot Tangerang Optimis Kendalikan Inflasi di Semester Kedua 2024

“Publik perlu tahu bagaimana program dirancang, dijalankan, hingga siapa yang menerima manfaatnya,” tambah Gary.

Ia juga berharap forum CSR dapat difungsikan lebih optimal sebagai wadah koordinasi antarperusahaan, termasuk dalam menyusun arah kebijakan, target program, serta kolaborasi lintas sektor.

Masukan tersebut menjadi perhatian di tengah upaya Pemerintah Kota Tangerang dalam memperkuat peran CSR sebagai salah satu instrumen pembangunan daerah.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait belum memberikan tanggapan resmi atas kritik tersebut.

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *