Kota Tangerang, sinargunung.com , sinargunung.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) terus mempercepat program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) atau bedah rumah. Hingga Oktober 2026, sebanyak 875 unit rumah telah selesai direhabilitasi.

Kepala Disperkimtan Kota Tangerang, Decky Priambodo, mengatakan capaian tersebut telah melampaui 80 persen dari target yang ditetapkan pemerintah daerah, yakni 1.000 unit rumah sepanjang 2026.

“Kami terus mempercepat proses bedah rumah agar bisa dituntaskan sepenuhnya sebelum akhir tahun. Targetnya 1.000 unit dan saat ini sudah mencapai lebih dari 80 persen,” ujar Decky, Senin (27/10/2026).

BACA JUGA  7.678 Pencaker Serbu Gebyar Rekrutmen Kota Tangerang

Menurutnya, dari total program yang berjalan tahun ini, masih terdapat 98 unit rumah yang sedang dalam tahap rehabilitasi. Sementara 27 unit lainnya masih dalam tahap persiapan untuk segera dikerjakan.

Realisasi program tersebut tersebar di sejumlah wilayah Kota Tangerang. Tiga kecamatan dengan jumlah rumah yang mendapat rehabilitasi terbanyak yakni Kecamatan Karawaci sebanyak 136 unit, Kecamatan Pinang 118 unit, dan Kecamatan Cipondoh 97 unit.

Pemkot Tangerang menargetkan seluruh proses rehabilitasi dapat diselesaikan sesuai target hingga penghujung 2026. Program ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik rumah, tetapi juga memberikan dampak terhadap kualitas hidup masyarakat, khususnya warga dari kelompok prasejahtera.

BACA JUGA  HUT ke-62 Golkar Kota Tangerang, Pengurus Bappilu Terima SK

Salah satu penerima manfaat program bedah rumah, Supardi, menyampaikan apresiasinya kepada Pemkot Tangerang atas bantuan yang diberikan.

Ia mengaku bersyukur karena kondisi rumahnya kini mendapat perhatian dan perbaikan melalui program pemerintah tersebut.

Program rehabilitasi RTLH menjadi salah satu upaya Pemkot Tangerang dalam menyediakan hunian yang lebih layak sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan tempat tinggal masyarakat. Adv