TANGERANG, sinargunung.com — Kepala Seksi Perencanaan (Kasiren) Korem 052/Wijayakrama, Kolonel Inf Ircham Effendy, S.I.P., M.I.P., menegaskan pentingnya kewaspadaan prajurit TNI terhadap ancaman perang informasi yang semakin kompleks. Pesan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Bendera 17-an di Lapangan Apel Makorem 052/Wijayakrama, Lippo Karawaci, Tangerang, Senin (19/10/2026).
Dalam upacara yang diikuti prajurit dan aparatur sipil negara (ASN) Makorem 052/Wijayakrama itu, Kasiren membacakan amanat Panglima TNI yang menekankan pentingnya profesionalisme, kedisiplinan, dan kesiapan personel dalam menghadapi perkembangan situasi strategis global.
Amanat tersebut juga memuat apresiasi Presiden Republik Indonesia kepada seluruh prajurit dan ASN TNI atas pelaksanaan peringatan HUT ke-81 TNI yang berlangsung sederhana dan khidmat. Momentum tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pengabdian sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap TNI.
Dalam amanat Panglima TNI, perkembangan situasi global menjadi perhatian serius, terutama meningkatnya persaingan geopolitik, konflik bersenjata, dan ancaman perang informasi.
Perang informasi dinilai dapat memengaruhi opini publik, memicu perpecahan, hingga mengganggu stabilitas nasional melalui penyebaran berita bohong, informasi menyesatkan, dan provokasi.
Karena itu, setiap prajurit dituntut mampu memilah serta memverifikasi informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya. Kedisiplinan dalam menggunakan media sosial juga menjadi hal penting agar personel tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang dapat merugikan institusi TNI maupun kepentingan bangsa dan negara.
Selain meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman informasi, prajurit juga diminta terus beradaptasi dengan perkembangan lingkungan strategis dan meningkatkan kemampuan untuk menghadapi berbagai potensi ancaman terhadap kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Amanat Panglima TNI turut menyoroti pentingnya penguatan ketahanan wilayah, termasuk dukungan terhadap ketahanan pangan dan energi nasional.
Modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) juga perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, profesionalisme, serta kesiapan operasional satuan.
Dalam konteks pelaksanaan tugas, para komandan satuan diminta memastikan seluruh prajurit berada dalam kondisi siap menjalankan tanggung jawab, baik dalam operasi militer maupun membantu penanggulangan bencana alam.
Kesiapan tersebut menjadi bagian penting dari upaya TNI dalam menghadapi beragam tantangan tugas, baik yang berkaitan dengan pertahanan negara maupun kebutuhan masyarakat dalam situasi darurat.
Pada kesempatan yang sama, Kolonel Inf Ircham Effendy mengingatkan seluruh prajurit dan ASN Makorem 052/Wijayakrama agar menjaga kesehatan serta kebugaran tubuh melalui olahraga secara teratur.
Menurut penekanan dalam kegiatan tersebut, kondisi fisik yang prima merupakan salah satu faktor pendukung bagi personel dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sehari-hari secara optimal.
Upacara Bendera 17-an berlangsung tertib dan khidmat. Kegiatan rutin tersebut menjadi momentum untuk memperkuat disiplin, meningkatkan kesiapsiagaan, serta meneguhkan komitmen seluruh personel Korem 052/Wijayakrama dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara. red

Tinggalkan Balasan