KOTA TANGERANG, sinargunung.com – Proyek penataan geometrik Jalan Pembangunan 1-Lio Baru, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. Hingga Senin (5/10/2026), progres pengerjaan proyek tersebut telah mencapai sekitar 80 persen.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Iwan, mengatakan penataan dilakukan melalui pelebaran badan jalan dengan ukuran yang bervariasi, yakni sekitar 6 hingga 13 meter.

Menurutnya, pekerjaan yang telah berlangsung sekitar satu setengah bulan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas sekaligus mobilitas kendaraan di kawasan tersebut.

“Penataan ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas dan mobilitas jalan. Persimpangan ini memiliki peran sangat vital karena menjadi salah satu titik bottleneck yang menyebabkan kepadatan kendaraan dari Jalan Lio Baru menuju Jalan Raya Daan Mogot, baik arah Jakarta maupun Tangerang,” ujar Iwan, Senin (5/10/2026).

BACA JUGA  Sebanyak 5 Personil Koramil 01/Tgr kerja Bhakti Gotong Royong

Ia menyebut, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, proses pengerjaan berjalan cukup baik sehingga proyek berpotensi selesai lebih cepat dari target yang telah ditentukan.

Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahap pemasangan saluran U-Ditch sebagai bagian dari sistem drainase. Setelah tahapan tersebut rampung, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pengaspalan menggunakan material hotmix.

BACA JUGA  Hak Jawab Terkait Kekeliruan Kami Dalam Membuat Berita ” Perselisihan Keluarga Antara Orang Tua dan Anak Berujung di Kepolisian"

“Setelah pemasangan U-Ditch selesai, selanjutnya akan dilakukan pengaspalan hotmix sehingga ruas jalan dapat kembali digunakan masyarakat dengan aman dan nyaman,” jelasnya.

Pemkot Tangerang berharap penataan tersebut dapat memberikan dampak terhadap kelancaran arus lalu lintas, khususnya di kawasan persimpangan Jalan Pembangunan 1-Lio Baru yang selama ini menjadi salah satu titik kepadatan kendaraan.

Di sisi lain, masyarakat yang melintas di sekitar lokasi proyek diimbau tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan. Pengguna jalan diharapkan mengikuti pengaturan lalu lintas serta memperhatikan aktivitas pekerjaan konstruksi demi menjaga keamanan dan kelancaran selama proses pembangunan berlangsung. S