KABUPATEN TANGERANG, sinargunung.com – Perkumpulan Marga Gulo (PERMAGI) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Banten sukses menggelar Open Turnamen Domino dan Mobile Legends (ML) yang berlangsung pada 27 September hingga 4 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat persatuan masyarakat Nias atau Ono Niha di perantauan.

Turnamen yang dipusatkan di Gereja BNKP Pewarta, Komplek Suniser Bizpark Blok C No.70, Kelurahan Kuta Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Tidak sekadar kompetisi olahraga dan hiburan, kegiatan ini juga menjadi momentum konsolidasi organisasi serta memperkenalkan PERMAGI kepada masyarakat Nias yang berada di wilayah Banten.

Sejumlah tokoh masyarakat Nias turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya mantan Wakil Bupati Nias Barat periode 2019–2024, Dr. Era-Era Hia, S.IP., M.Si., Danramil 05/Balaraja Beriaman Halawa, Ketua Dewan A. Ima Gulo, Pdt. Bejisekhi Gea, S.Th., Pdt. Derlina Gea, S.Th., Pratu Simson Hia, serta jajaran penasihat, pembina, dan pengurus PERMAGI DPW Banten.

Ketua Panitia, Anuar Zai, menyampaikan bahwa antusiasme peserta dalam turnamen tersebut sangat tinggi. Tercatat sebanyak 144 tim domino dan 28 tim Mobile Legends dari berbagai wilayah serta organisasi masyarakat Nias di Banten ikut ambil bagian.

Ketua PERMAGI DPW Banten, Fariawesa Gulo, mengatakan bahwa penyelenggaraan turnamen tersebut memiliki tujuan lebih luas, yakni merangkul dan menyatukan masyarakat Nias yang belum tergabung dalam organisasi.

BACA JUGA  FKUB Kabupaten Tangerang Hadiri Perayaan Natal GKI, Tegaskan Pesan Damai dan Kerukunan Antarumat Beragama

Menurutnya, PERMAGI membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat Nias untuk bergabung tanpa memandang latar belakang marga.

“PERMAGI hadir untuk menyatukan masyarakat Nias yang selama ini belum bergabung. Dengan adanya PERMAGI Banten, kami membuka diri seluas-luasnya untuk masyarakat kita bisa bergabung. Perlu digarisbawahi, ini bukan hanya untuk Marga Gulo saja, melainkan untuk Amakhaita dan terbuka untuk masyarakat luas khususnya Ono Niha,” ujar Fariawesa.

Ia juga menjelaskan bahwa PERMAGI Banten telah memiliki legalitas resmi dan tercatat secara administrasi di Kesbangpol Provinsi Banten maupun Kesbangpol Kabupaten Tangerang.

Selain menjalankan kegiatan organisasi, PERMAGI juga berkomitmen dalam bidang sosial dan kemanusiaan. Salah satunya dengan membantu masyarakat yang mengalami musibah, baik dalam suasana duka maupun suka.

Fariawesa mengungkapkan, pihaknya bahkan telah menyediakan fasilitas pengantaran jenazah melalui kerja sama dengan yayasan yang menjadi mitra PERMAGI.

“Kegiatan PERMAGI bukan hanya sekadar open turnamen ini saja. Kami juga aktif dalam kegiatan sosial, ikut membantu masyarakat yang mengalami duka maupun suka. Kami bahkan sudah memberikan fasilitas antar jenazah melalui kerja sama dengan salah satu yayasan yang telah bermitra dengan PERMAGI,” tuturnya.

Sementara itu, Penasihat PERMAGI DPW Banten, A. Sesi Gulo, menegaskan bahwa organisasi tersebut memiliki misi utama mempersatukan masyarakat Nias melalui semangat persaudaraan dan kepedulian sosial.

BACA JUGA  Koramil 01/Teluknaga Dan Polsek Teluknaga Serta Satpol PP Gelar Apel Pengamanan Imlek 2025

Ia menilai potensi masyarakat Ono Niha di Banten cukup besar sehingga perlu dibangun wadah yang mampu memperkuat hubungan kekeluargaan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“PERMAGI Banten mempunyai misi untuk mempersatukan masyarakat Nias dengan mencari Amakhaita. Melalui kegiatan ini kami melihat potensi Ono Niha khususnya di Banten sangat besar. Ini adalah bagian dari misi kami memperkenalkan PERMAGI di tengah masyarakat Nias,” ungkap A. Sesi Gulo.

Ia menambahkan, PERMAGI juga berupaya hadir membantu masyarakat Nias yang membutuhkan pertolongan, baik ketika menghadapi persoalan maupun saat mengalami kedukaan.

“Selain itu, bagaimana PERMAGI ikut berperan membantu masyarakat Nias yang membutuhkan uluran tangan, baik saat mengalami masalah, duka, maupun suka. Maka kami dari PERMAGI Banten akan melakukan semaksimal mungkin untuk memberikan bantuan kemanusiaan ataupun fasilitas lainnya,” sambungnya.

Mengusung motto “Ualui Dalifusegu”, PERMAGI DPW Banten berharap turnamen tersebut dapat memberikan dampak positif dalam mempererat tali persaudaraan, meningkatkan solidaritas masyarakat Ono Niha, serta memperkuat kekompakan pengurus dan panitia.

Ke depan, PERMAGI Banten berkomitmen melanjutkan berbagai program organisasi dengan kegiatan yang lebih meriah, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Red