KOTA TANGERANG, sinargunung.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Kota Tangerang berhasil masuk enam besar nomine kategori Pemerintah Daerah Berkinerja Sangat Baik dalam Penilaian Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Tahun 2026 yang digelar Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Tahapan penilaian dilanjutkan dengan pemaparan yang disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, di hadapan tim penilai di Gedung Nusantara Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Dalam presentasinya, Maryono memaparkan sejumlah inovasi yang menjadi andalan Pemkot Tangerang dalam mempercepat pelayanan perizinan sekaligus mendorong peningkatan investasi di daerah.
Salah satu inovasi tersebut adalah layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) selesai dalam waktu 10 jam untuk rumah tinggal. Selain itu, Pemkot Tangerang juga menghadirkan program Sambut NIB yang memudahkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) secara lebih cepat dan sederhana.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga menyediakan Peta Potensi dan Peluang Investasi Kota Tangerang sebagai sarana bagi investor untuk memperoleh informasi mengenai sektor-sektor yang memiliki prospek pengembangan usaha.
“Berbagai inovasi tersebut merupakan komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan perizinan yang cepat, mudah, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat maupun pelaku usaha,” kata Maryono.
Upaya tersebut dinilai berdampak positif terhadap pertumbuhan investasi di Kota Tangerang. Berdasarkan data Pemkot, realisasi investasi sepanjang periode 2024 hingga 2025 meningkat sebesar 55,20 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Selain itu, sepanjang tahun 2025, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang telah melakukan verifikasi terhadap 5.935 izin berusaha, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan yang cepat, akurat, dan berorientasi pada kemudahan berusaha.
Untuk mendukung pelayanan yang semakin optimal, Pemkot Tangerang juga terus memperkuat fungsi Mal Pelayanan Publik (MPP) dengan menghadirkan berbagai layanan lintas instansi dalam satu lokasi. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan kemudahan, kenyamanan, serta kepastian pelayanan bagi masyarakat dan dunia usaha.
Maryono berharap berbagai inovasi yang terus dikembangkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat iklim investasi yang sehat dan kompetitif di Kota Tangerang.
Masuknya Kota Tangerang dalam enam besar nomine nasional menjadi indikator bahwa transformasi pelayanan publik berbasis inovasi dan digitalisasi yang dijalankan pemerintah daerah mulai mendapat pengakuan di tingkat nasional. Red

