Sinargunung.com, Kota Tangerang | Para pelanggan Lazada diimbau untuk lebih berhati-hati saat melakukan pembelian dengan metode Cash On Delivery (COD), khususnya jika pengiriman dilakukan melalui jasa ekspedisi J&T. Belakangan ini, muncul modus penipuan baru yang mengatasnamakan pihak Lazada dan J&T dengan meminta pembayaran terlebih dahulu melalui transfer bank sebelum paket dikirim.

Salah satu pelanggan Lazada, Wanto, menceritakan pengalamannya ketika hampir menjadi korban penipuan. Ia mengaku menerima pesan WhatsApp dari nomor tak dikenal yang mengaku sebagai pihak J&T.

Isi pesan tersebut menyebutkan bahwa paket COD miliknya tidak dapat dikirim sebelum ia melakukan transfer sejumlah uang sesuai nilai pesanan ke rekening BRI atas nama Ridho Widayanto IIwanra. Pelaku juga berdalih hal tersebut merupakan “peraturan baru kantor pusat” agar paket bisa segera dikirim.

Berikut cuplikan isi pesan yang diterima Wanto:

“Sesuai peraturan baru kantor pusat, untuk paket COD belum bisa keluar gudang sebelum melakukan pembayaran via transfer. Setelah transfer, paket akan langsung dikirim hari ini.”

Wanto menegaskan, pesan tersebut merupakan modus penipuan.

“Jangan percaya kalau ada pesan seperti itu. Lazada tidak pernah meminta pelanggan COD untuk mentransfer uang terlebih dahulu. Itu jelas penipuan,” tegasnya.

Ia menambahkan, ketika mencoba menanyakan kembali ke nomor tersebut terkait uang yang sudah ditransfer, pelaku justru memberikan balasan dengan nada kasar.

Wanto pun mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur atau panik bila menerima pesan serupa, dan segera melaporkan nomor tersebut ke pihak berwenang atau layanan pelanggan resmi Lazada maupun J&T.

“Saya harap masyarakat bisa lebih waspada. Jangan sampai tertipu dengan modus baru seperti ini,” ujarnya menutup. red

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *