Kota Tangerang || sinargunung.com — Wali Kota Tangerang H. Sachrudin membagikan refleksi perjalanan masa mudanya tentang arti perjuangan dan proses berorganisasi sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam membangun daerah.

Pesan tersebut disampaikan Sachrudin saat menghadiri Pelantikan Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps HMI-Wati (KOHATI) Cabang Tangerang periode 2026–2027 yang digelar di Patio Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Sabtu (31/1/2026).

Dalam sambutannya, Sachrudin menegaskan bahwa aktivitas berorganisasi tidak semata-mata bertujuan meraih jabatan atau popularitas, melainkan proses bertumbuh dan berjuang bersama demi kemajuan organisasi dan masyarakat.

“Jangan ingin besar di dalam organisasi, tapi jadilah besar bersama organisasi. Di situlah makna kebersamaan dan proses pembelajaran,” ujar Sachrudin di hadapan para kader HMI dan KOHATI.

Sachrudin juga menyoroti peran strategis mahasiswa sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan daerah. Menurutnya, HMI memiliki peran penting bukan hanya sebagai organisasi kemahasiswaan, tetapi juga sebagai wadah pembentukan karakter, intelektualitas, dan kepemimpinan generasi muda.

“HMI punya sejarah panjang dalam melahirkan pemimpin dan pemikir bangsa. Mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan gagasan serta solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat,” katanya.

Ia pun mengajak pengurus yang baru dilantik untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta berperan aktif sebagai motor perubahan yang konstruktif, inklusif, dan solutif.

“Selamat mengemban amanah. Semoga kepengurusan ini membawa dampak positif, tidak hanya bagi organisasi, tetapi juga bagi masyarakat dan Kota Tangerang,” pungkasnya.

Acara pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam, Ketua Pengurus Besar HMI periode 1991–1999 Anas Urbaningrum, serta Ketua Umum HMI Cabang Tangerang terpilih periode 2026–2027 Ramdoni. abdul

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *