sinargunung.com, Kota Tangerang – Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono menegaskan bahwa riset perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Gala Dinner Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia di Golden Tulip Hotel, Kota Tangerang, Senin (5/1/2026).
Maryono menyampaikan, Pemerintah Kota Tangerang menyadari bahwa pembangunan yang efektif dan tepat sasaran harus didukung oleh data, kajian, dan riset yang komprehensif. Menurutnya, peran akademisi tidak hanya sebatas pada kajian konseptual, tetapi juga harus mampu melahirkan rekomendasi kebijakan serta aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Pembangunan daerah yang berhasil tidak dapat dilepaskan dari riset yang kuat. Akademisi diharapkan mampu menghadirkan rekomendasi kebijakan sekaligus terlibat langsung dalam kerja-kerja nyata yang manfaatnya dirasakan masyarakat,” ujar Maryono.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemkot Tangerang terus membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi, baik dalam proses perumusan kebijakan pembangunan maupun pelaksanaan program-program sosial kemasyarakatan.
Ia menjelaskan, penyusunan dan pelaksanaan program pembangunan daerah, termasuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) lima tahun ke depan, melibatkan peran aktif akademisi di Kota Tangerang. Kolaborasi tersebut tidak hanya melibatkan dosen dan guru besar, tetapi juga mahasiswa melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang langsung terjun ke masyarakat.
“Mahasiswa ikut berkontribusi secara nyata di wilayah melalui program KKN untuk mendukung dan menyukseskan berbagai program sosial kemasyarakatan,” ungkapnya.
Maryono menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi bukti bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata ditentukan oleh kepemimpinan, melainkan oleh kekuatan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
“Membangun daerah dan bangsa membutuhkan kebersamaan. Ketika seluruh stakeholder bersatu dan berkolaborasi, maka kemajuan daerah dapat terwujud secara berkelanjutan,” jelasnya.
Ia berharap, kegiatan konsorsium yang mempertemukan pimpinan lembaga penelitian dari berbagai daerah di Indonesia ini dapat semakin memperkuat sinergi, mendorong inovasi, serta meningkatkan kualitas riset dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah semakin berdaya guna dan berdampak luas.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua Konsorsium Nasional LPPM PTMA Prof. Ir. Sarjito, M.T., Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Dr. H. Desri Arwen, serta Kepala LPPM UMT Dr. M. Imam Muttaqin, M.M.
