sinargunung.com, Tangsel |  Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan KB (DP3AP2KB) menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk memperkuat ketahanan keluarga sekaligus menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian bersama Lembaga Riset Internasional Pembangunan Sosial, Ekonomi, dan Kawasan (LRI-PSEK) serta Pusat Kajian Gender dan Anak (PKGA) IPB pada Selasa (16/9/2025).

Kepala DP3AP2KB Tangsel, Cahyadi, mengatakan kasus kekerasan perempuan dan anak masih menjadi tantangan besar. Faktor penyebabnya antara lain lemahnya ketahanan keluarga, tekanan ekonomi, dan kurangnya pemahaman pola asuh.

“Perlindungan perempuan dan anak tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor, baik pemerintah, akademisi maupun masyarakat. Melalui kerja sama dengan IPB ini, kami ingin menghadirkan solusi berbasis riset untuk mencegah kekerasan sejak dini,” ujar Cahyadi, Jumat (19/9/2025).

Ia menambahkan, langkah ini juga memperkuat regulasi yang sudah ada, seperti Perda Kota Layak Anak, Perlindungan Perempuan dan Anak, serta Pengarusutamaan Gender. Program tersebut diharapkan berkelanjutan dan efektif meningkatkan ketahanan keluarga.

Kepala Pusat Studi Gender IPB, Yuliana Eva Riany, menyoroti pentingnya pendampingan anak dalam penggunaan media sosial, keterlibatan ayah dalam pengasuhan, hingga perlunya data akurat terkait stunting, kesehatan mental, dan akses layanan dasar.

“Ke depan, kami terbuka mengintegrasikan nilai keagamaan agar penguatan keluarga tidak hanya menyentuh aspek ekonomi dan sosial, tetapi juga spiritual,” jelasnya.

Selain itu, strategi penguatan keluarga juga diarahkan pada aspek ekonomi melalui literasi finansial, pengelolaan keuangan yang bijak, diversifikasi pendapatan, serta investasi pendidikan dan kesehatan keluarga agar lebih tangguh menghadapi tantangan zaman. red

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *