LEBAK || sinargunung.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bersama PWI Provinsi Banten dan PWI Kabupaten Lebak menggelar Kemah Budaya ke Baduy dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Kegiatan bertajuk “Belajar Mencintai dari Baduy” ini berlangsung selama dua hari, 16–17 Januari 2026, dengan Kabupaten Lebak sebagai tuan rumah.
Sebelum memasuki kawasan adat Baduy, rombongan peserta dilepas secara resmi di Aula Museum Multatuli, Rangkasbitung, Jumat (16/1/2026). Pelepasan dihadiri Asisten Daerah (Asda) III Setda Lebak Iyan Fitriyana, didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lebak Anik Sakinah, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Lebak.
Dalam sambutannya, Asda III Setda Lebak, Iyan Fitriyana, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Baduy sebagai lokasi Kemah Budaya PWI. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan upaya pelestarian budaya lokal serta penguatan peran pers yang beretika dan berlandaskan nilai kebudayaan.
“Baduy mengajarkan kesederhanaan, kejujuran, dan hidup selaras dengan alam. Tema Belajar Mencintai dari Baduy menjadi pengingat bagi insan pers untuk tetap menjaga nurani, etika, dan tanggung jawab sosial,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Departemen Seni, Musik, Film, dan Budaya PWI Pusat, Ramon Damora, menjelaskan bahwa Kemah Budaya ini merupakan bagian dari refleksi jurnalistik menjelang HPN 2026. Ia menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan sarana pembelajaran langsung bagi wartawan dalam memahami nilai-nilai kebudayaan.
“Baduy mengajarkan cara mencintai kehidupan secara jujur—mencintai alam, tradisi, dan sesama. Nilai-nilai ini penting dihayati agar karya jurnalistik tidak hanya informatif, tetapi juga berempati,” kata Ramon.
Kepala Diskominfo Kabupaten Lebak, Anik Sakinah, turut menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta. Ia berharap Kemah Budaya PWI dapat memperkenalkan kekayaan budaya Baduy yang hingga kini tetap konsisten menjaga kelestarian alam dan tradisi leluhur.
“Baduy adalah kekayaan budaya Lebak yang terus menjaga harmoni dengan alam. Ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bersama,” ucapnya.
Pelepasan rombongan juga dihadiri Ketua Komisi Pemberdayaan Wartawan Perempuan (KPWP) PWI Pusat Henny Murniati, Wakil Ketua II PWI Pusat, serta jajaran Pemkab Lebak yang menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kemah Budaya PWI di Kabupaten Lebak.
Selama kegiatan berlangsung, peserta akan mengikuti dialog budaya bersama tokoh adat Baduy, pengenalan nilai-nilai pikukuh sebagai pedoman hidup masyarakat Baduy, serta refleksi jurnalistik yang menekankan harmoni antara manusia, alam, dan budaya. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan tetap menghormati aturan adat setempat.
Melalui Kemah Budaya ini, PWI Pusat berharap peringatan HPN 2026 menjadi momentum penguatan jati diri pers nasional yang profesional, beretika, serta peduli terhadap pelestarian budaya dan nilai-nilai kebangsaan. red
