KOTA TANGERANG || sinargunung.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar operasi penertiban menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Penertiban ini menyasar lapak-lapak liar, khususnya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di badan jalan dan area terlarang di sepanjang Pasar Anyar dan Pasar Sipon.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengurai kemacetan, mengembalikan fungsi jalan, serta memastikan kelancaran arus lalu lintas di kawasan pasar yang biasanya meningkat menjelang Lebaran.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, turun langsung memantau kegiatan penertiban di Pasar Sipon. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan secara rutin demi menciptakan lingkungan pasar yang tertib dan nyaman bagi semua pihak.
Menurutnya, yang dimaksud masyarakat tidak hanya pembeli, tetapi juga pedagang dan pengguna jalan yang beraktivitas di sekitar pasar.
“Kita ingin semua bisa beraktivitas dengan lancar, terutama menjelang hingga setelah Lebaran,” ujarnya saat peninjauan, Kamis (19/3/2026).
Sachrudin menegaskan, penertiban bukan bertujuan melarang pedagang berjualan, melainkan mengatur agar aktivitas jual beli dilakukan di lokasi yang semestinya.
“Silakan berdagang, tetapi di tempat yang sesuai aturan agar tidak mengganggu ketertiban dan lalu lintas,” tegasnya.
Ia juga telah menginstruksikan agar petugas disiagakan untuk melakukan pengawasan dan menjaga kondisi tetap kondusif pasca penertiban.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk ikut menjaga keamanan, kebersihan, dan ketertiban lingkungan agar suasana Lebaran tahun ini lebih nyaman dan bermakna.
Di sisi lain, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman, yang memimpin penertiban di Pasar Anyar menegaskan bahwa kegiatan dilakukan secara humanis dan persuasif.
“Kami mengedepankan dialog dan memberikan pemahaman kepada pedagang agar berjualan di lokasi yang telah disediakan,” jelasnya.
Pemkot Tangerang juga berkomitmen melakukan penataan lanjutan agar kawasan Pasar Anyar menjadi lebih tertib, nyaman, dan representatif. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengunjung.
“Kami ingin masyarakat Kota Tangerang bisa merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman,” pungkas Herman.
