TANGERANG SELATAN || sinargunung.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang Selatan menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim pada bulan suci Ramadan. Acara tersebut berlangsung di Gedung Layanan Informasi Kota Tangerang Selatan dan dihadiri unsur pemerintah daerah, pengurus serta anggota PWI, dan sejumlah tamu undangan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan, TB Asep Nurdin, yang hadir mewakili Wali Kota Tangerang Selatan menyampaikan apresiasi atas kegiatan sosial yang diselenggarakan PWI Tangsel.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah daerah, insan pers, dan masyarakat, sekaligus menebarkan kepedulian kepada sesama, khususnya anak-anak yatim.

Ia mengatakan, kolaborasi antara pemerintah dan media memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, terutama dalam menyampaikan informasi yang benar dan terpercaya kepada masyarakat.

“Berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah perlu diketahui masyarakat. Di sinilah peran media sangat penting untuk menyampaikan informasi yang akurat dan dapat dipercaya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kota Tangerang Selatan, Eko Nursanto, menjelaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim merupakan agenda rutin yang digelar setiap Ramadan oleh PWI Tangsel.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi antara PWI, pemerintah daerah, mitra kerja, dan masyarakat.

Eko menambahkan, kegiatan tahun ini merupakan yang keenam kalinya digelar selama dirinya menjabat sebagai Ketua PWI Tangsel. Ia berharap kebersamaan dan kerja sama yang telah terjalin dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan ke depannya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan seluruh wartawan yang tergabung dalam PWI Tangsel agar selalu menjunjung tinggi kode etik jurnalistik serta menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, wartawan boleh bersikap kritis, namun tetap harus berlandaskan fakta dan data agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap akurat dan dapat dipercaya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan. Acara kemudian ditutup dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim serta buka puasa bersama seluruh tamu undangan yang hadir.

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *