TANGERANG SELATAN || sinargunung.com – Puncak peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama (Kemenag) berlangsung meriah di Kota Tangerang Selatan, Sabtu (10/1/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Umat Rukun, Sinergi Indonesia Damai dan Maju” ini diawali dengan Jalan Sehat Kerukunan yang diikuti ribuan peserta dari berbagai unsur masyarakat.
Acara tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Banten H. Amrullah, M.Si, Kepala Kemenag Kota Tangerang Selatan H. Ahmad Rifaudin, M.Pd, Kepala Dinas Sosial Kota Tangsel Drs. H. Heli Selamet, M.Si, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan lintas agama.
Kepala Kanwil Kemenag Banten, H. Amrullah, menyampaikan bahwa Hari Amal Bakti merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi dan evaluasi kinerja Kementerian Agama dalam melayani umat.
“Hari Amal Bakti adalah hari lahirnya Kementerian Agama. Ini menjadi waktu yang tepat untuk muhasabah, mempertahankan hal-hal baik dan memperbaiki yang masih kurang,” ujar Amrullah.
Ia juga mengapresiasi kuatnya sinergi antara Kementerian Agama, Pemerintah Kota Tangerang Selatan, unsur Forkopimda, dan elemen lintas agama dalam menjaga kerukunan umat beragama.
“Sinergi ini menjadi kekuatan utama. Tidak boleh ada perbedaan dalam membina kehidupan beragama antara Kemenag dan pemerintah daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Tangerang Selatan, H. Ahmad Rifaudin, menegaskan bahwa HAB ke-80 harus dimaknai sebagai momentum memperkuat kebahagiaan, persatuan, dan kerukunan masyarakat.
“Bekerja harus dilandasi rasa bahagia. Puncak HAB ke-80 ini merupakan penutup rangkaian kegiatan yang sebelumnya telah diisi dengan berbagai agenda, termasuk ziarah ke makam para mantan pimpinan Kemenag,” ungkapnya.
Menurut Rifaudin, Jalan Sehat Kerukunan menjadi simbol persatuan lintas agama dan elemen masyarakat di Kota Tangerang Selatan.
“Kerukunan adalah modal utama pembangunan. Melalui kegiatan ini, kita ingin meneguhkan komitmen hidup rukun, damai, dan sejahtera,” katanya.
Mewakili Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Kepala Dinas Sosial Drs. H. Heli Selamet, M.Si, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai Jalan Sehat Kerukunan tidak hanya bermakna olahraga, tetapi juga simbol kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.
“Kota Tangerang Selatan memiliki latar belakang suku, budaya, dan agama yang beragam. Semangat kerukunan harus terus dijaga dan dirawat,” ujarnya.
Peserta jalan sehat berasal dari jajaran Kementerian Agama, KUA se-Kota Tangerang Selatan, madrasah negeri dan swasta, Raudhatul Athfal (RA), guru TK dan TPQ, IGMI, FKUB, LPTQ, Baznas, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat umum.
Selain jalan sehat, puncak peringatan HAB ke-80 Kemenag Tangerang Selatan juga dimeriahkan dengan kegiatan santunan anak yatim dan dhuafa, bazar UMKM, serta pembagian door prize yang semakin menambah semarak acara. abdul
