sinargunung.com, Tangerang Selatan | Warga di sekitar Jalan Raya Puspiptek, Kota Tangerang Selatan, mengeluhkan proyek pembangunan pedestrian yang hingga kini belum juga selesai. Kondisi proyek terlihat semrawut dengan material berserakan dan sebagian jalan menjadi sempit.

Pantauan di lokasi, tumpukan pasir, semen, serta batu tampak dibiarkan di bahu jalan tanpa pengamanan yang memadai. Bahkan, sejumlah paving blok yang sudah terpasang terlihat rusak dan bergelombang, membuat area pejalan kaki sulit dilalui dengan nyaman.

Seorang pedagang gorengan bernama Ujang (42) mengaku terganggu dengan kondisi proyek yang mangkrak tersebut. Ia menilai pengerjaannya tidak rapi dan menghambat aktivitas warga.

“Sudah lama kayak begini. Bahannya berantakan, jalan makin sempit karena dipakai untuk material. Jualan juga jadi susah karena debu dan lalu lintas macet,” keluhnya, Selasa (11/11/2025).

Tak hanya mengganggu aktivitas warga, kondisi pedestrian yang rusak juga membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama anak-anak sekolah di sekitar lokasi. Banyak bagian paving yang rusak dan berlubang, sehingga berisiko menyebabkan orang terpeleset atau terjatuh.
“Anak-anak sekolah sering lewat sini, tapi paving-nya banyak yang bolong. Kalau nggak hati-hati bisa jatuh,” ujar seorang warga lainnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Banten Arlan Marzan yang dikonfirmasi via whatsapp terkait hal ini belum memberikan penjelasan apapun. Hingga berita ini diturunkan.

Warga berharap pembangunan pedestrian di Jalan Raya Puspiptek dapat segera diselesaikan agar lingkungan kembali tertata dan aman digunakan masyarakat. Red

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *