KOTA TANGERANG || sinargunung.com – Program Gampang Kerja yang digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus menunjukkan dampak positif dalam memperluas lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sepanjang tahun 2025, program ini berkontribusi nyata terhadap penurunan angka pengangguran dan meningkatnya penyerapan tenaga kerja di berbagai sektor.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, mengungkapkan bahwa berdasarkan data ketenagakerjaan terbaru, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Tangerang mengalami penurunan dari 5,92 persen pada 2024 menjadi 5,88 persen di tahun 2025.
“Penurunan ini menunjukkan kondisi pasar kerja yang semakin membaik serta efektivitas program ketenagakerjaan yang dijalankan secara berkelanjutan,” ujar Ujang, Selasa (20/1/2026).
Menurutnya, Program Gampang Kerja menjadi penghubung strategis antara pencari kerja dan dunia industri. Melalui berbagai skema penempatan dan pelatihan, ribuan warga Kota Tangerang berhasil mendapatkan kesempatan kerja nyata sepanjang 2025.
“Program ini berperan sebagai jembatan bagi pencari kerja untuk masuk ke dunia kerja sesuai kebutuhan industri,” tambahnya.
Tak hanya berdampak pada penyerapan tenaga kerja, kesejahteraan pekerja di Kota Tangerang juga mengalami peningkatan. Upah Minimum Kota (UMK) Tangerang tahun 2026 tercatat naik sebesar 6,5 persen, dari Rp5.069.708 menjadi Rp5.399.405, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja.
Sejumlah program unggulan dalam Gampang Kerja turut memperkuat capaian tersebut. Job Fair hybrid yang digelar sepanjang 2025 berhasil menyalurkan 2.034 tenaga kerja. Selain itu, Mobil Pelatihan Praktik Kerja (Si Praja) dimanfaatkan oleh 1.063 peserta, sementara program On The Job Training (OJT) diikuti 340 peserta yang ditempatkan di 11 perusahaan.
Peran Balai Latihan Kerja (BLK) juga cukup signifikan dengan melibatkan 428 peserta dalam pelatihan peningkatan kompetensi. Melalui Bursa Kerja Khusus (BKK), Disnaker Kota Tangerang memfasilitasi 116 peserta dan menyalurkan sebanyak 6.206 pencari kerja ke berbagai sektor usaha.
Ujang menegaskan, ke depan Disnaker Kota Tangerang akan terus mengembangkan Program Gampang Kerja agar semakin adaptif, inklusif, dan tepat sasaran.
“Kami akan memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha dan lembaga pelatihan agar program ini mampu menekan angka pengangguran secara berkelanjutan,” pungkasnya. abdul
