TANGERANG SELATAN, sinargunung.com — Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, mengajak masyarakat memperkuat kehidupan religius melalui kegiatan dzikir dan pengajian. Menurutnya, kegiatan keagamaan dapat menjadi salah satu upaya membangun suasana kota yang aman, damai, dan harmonis.

Pesan tersebut disampaikan Pilar saat menghadiri Dzikir Akbar dan pembacaan Hizib Bahar di Pondok Pesantren Al Qur’aniyah, Jalan Panti Asuhan Nomor 6, Jurangmangu Timur, Kecamatan Pondok Aren, Minggu pagi (11/10).

Dalam kegiatan tersebut, Pilar didampingi Sekretaris Umum MUI Kota Tangerang Selatan KH Dr. Abdul Rojak, MA, Camat Pondok Aren H. Hendra, serta sejumlah pengurus PCNU Kota Tangerang Selatan.

Pilar menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Pondok Pesantren Al Qur’aniyah, KH Sobron Zayyan, atas undangan dan penyelenggaraan majelis dzikir tersebut.

“Terima kasih Pak Kyai Sobron yang telah mengundang saya ke acara ini. Semoga majelis dzikir ini terus berjalan, sehingga bisa membantu Kota Tangsel semakin aman dan damai,” ujar Pilar.

Ia menilai keberadaan majelis dzikir dan pengajian memiliki peran penting dalam memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, warga diharapkan dapat menjaga ketenangan hati sekaligus membangun kehidupan sosial yang lebih harmonis.

Selain mendorong kegiatan keagamaan, Pilar juga berharap Pondok Pesantren Al Qur’aniyah terus melahirkan generasi qari dan qariah berkualitas yang mampu berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.

“Semoga dari Ponpes ini akan terus melahirkan qari-qariah berkualitas dan berprestasi hingga tingkat internasional, bukan hanya nasional saja,” katanya.

Menurut Pilar, banyaknya kegiatan pengajian dan majelis dzikir di Tangerang Selatan merupakan hal yang patut disyukuri. Ia berharap tradisi keagamaan tersebut terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat.

“Dengan banyak berdzikir, maka hati kita akan tenang, sehingga kehidupan kita pun akan selalu damai dan sejahtera dalam mengarungi kehidupan,” tuturnya.

Rangkaian acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh sejumlah qari internasional, dilanjutkan pembacaan selawat Nabi oleh para santri.

Kegiatan kemudian diisi tausiyah agama yang disampaikan KH Dr. Sobron Zayyan, SQ, MA. Dalam tausiyahnya, ia membahas pentingnya menjaga hati dari prasangka buruk dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat spiritualitas, persaudaraan, dan kerukunan masyarakat di Kota Tangerang Selatan semakin kuat.

red