KOTA TANGERANG,sinargunung.com – Kebakaran hebat melanda gudang penyimpanan sekaligus pengolahan limbah oli bekas di Jalan Kali Sabi, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Rabu (4/11/2026) dini hari.
Besarnya kobaran api sempat mengancam bangunan usaha di sekitar lokasi. Bahkan, api dilaporkan merembet hingga membakar sebagian area pabrik baut yang berada di samping gudang tersebut.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang bergerak cepat melakukan pemadaman dan membatasi penyebaran api agar tidak meluas ke kawasan industri lainnya, termasuk pabrik kimia yang berada tidak jauh dari titik kebakaran.
Komandan Regu 2 UPT Pemadam Kebakaran Cibodas, Teguh, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 02.00 WIB. Saat tim tiba di lokasi, api sudah membesar dan melahap sebagian besar bangunan gudang.
“Kami menerima laporan awal, ini pabrik, pabrik oli. Jadi, kalau kita bilang limbah-limbah oli bekas ya. Sementara untuk kronologis belum diketahui, karena dapat laporan ada kejadian di Jalan Kalisabi 2,” ujar Teguh saat ditemui di lokasi.
Kondisi di lapangan semakin menyulitkan proses pemadaman karena banyaknya material yang mudah terbakar di dalam gudang. Sejumlah ledakan juga terdengar beberapa kali selama kebakaran berlangsung. Suara tersebut diduga berasal dari drum berisi oli yang ikut terbakar.
Untuk mengatasi kebakaran, BPBD Kota Tangerang mengerahkan sekitar 40 personel gabungan dengan dukungan 15 unit mobil pemadam kebakaran.
Teguh mengungkapkan, salah satu kendala yang dihadapi petugas pada awal penanganan adalah keterbatasan sumber air. Namun, setelah menemukan sumber air yang memadai, proses pemadaman dapat berjalan lebih optimal.
“Untuk personel dalam pemadaman di Jalan Kalisabi 2 ini, saya turunkan sekitar empat puluh personel dan lima belas unit. Kendala paling di sumber air. Alhamdulillah sumber air ketemu, akhirnya untuk pemadaman berjalan normal,” jelasnya.
Setelah berjibaku selama lebih dari lima jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api dan mencegah perambatan lebih luas ke bangunan di sekitar lokasi.
Hingga penanganan kebakaran berlangsung, penyebab pasti munculnya api masih belum diketahui. Kronologi kejadian serta besarnya kerugian akibat kebakaran tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Kesigapan petugas BPBD bersama unsur pemadam kebakaran menjadi faktor penting dalam mengendalikan situasi, mengingat lokasi kejadian berada di kawasan yang memiliki sejumlah bangunan usaha dengan potensi risiko kebakaran lanjutan. Sumarna

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan