Purwakarta || sinargunung.com – DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) mengapresiasi pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) organisasi kemasyarakatan (ormas) dan organisasi kepemudaan (OKP) yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Purwakarta.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kesbangpol, Jalan Veteran No 153, Jumat (13/2/2026) itu bertujuan memperkuat kapasitas dan peran ormas dalam menjaga stabilitas daerah serta mendukung visi pembangunan di Purwakarta.

Bimtek tersebut menghadirkan pemateri dari unsur Kejaksaan, Kepolisian, dan TNI yang membahas peran ormas serta bela negara dari perspektif hukum.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Purwakarta, Muhamad Ramdan, M.Si, mengatakan ormas merupakan mitra strategis pemerintah daerah yang memiliki peran penting dalam pembangunan, terutama dalam pemberdayaan masyarakat dan fungsi kontrol sosial.

“Ormas adalah mitra strategis yang memiliki peran sangat penting dalam pembangunan daerah. Kami berharap peserta dapat fokus dan mendalami materi yang disampaikan para narasumber,” ujar Ramdan.

Materi pertama disampaikan oleh Apsari Dewi, S.H., LL.M., Ph.D dari Kejaksaan Negeri Purwakarta. Ia menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut, sekaligus memperkenalkan diri sebagai pejabat baru yang sebelumnya bertugas di Tangerang Selatan, Banten.

Menurutnya, eksistensi ormas memiliki peran strategis dan fungsional dalam pengawasan hukum. Keberadaan ormas dilindungi undang-undang, termasuk dalam konteks KUHP baru yang mengedepankan pendekatan restorative justice atau pemulihan bagi tersangka maupun korban.

“Ormas memiliki fungsi sebagai kontrol sosial terhadap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Namun perannya tidak bersifat absolut karena tetap dibatasi oleh aturan yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perencanaan Polres Purwakarta, DR Iwan Rasiwan, menegaskan Polri sebagai pilar keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) berkewajiban bermitra dengan seluruh komponen, termasuk ormas.

Ia menyebut keberadaan ormas penting sebagai representasi aspirasi masyarakat dalam mengawal proses penegakan hukum yang berorientasi pada nilai prosedural dan integritas.

“Kami berharap seluruh elemen, termasuk ormas, tetap menjaga integritas, berinovasi, bersifat inklusif, dan taat hukum,” ujar Iwan yang juga menjabat sebagai dekan di salah satu perguruan tinggi swasta di Purwakarta.

Wakil Ketua salah satu peserta dari Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), Arfan, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.

Menurutnya, bimtek tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarormas dan OKP, tetapi juga memberikan pemahaman lebih mendalam terkait hukum dan peraturan perundang-undangan bagi para anggota organisasi.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk memahami peran dan batasan hukum sebagai anggota ormas,” pungkas Arfan.

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *